Perguruan Tinggi Swasta Diharapkan Bisa Tembus 500 Dunia

Rabu, 13 Februari 2019 - 06:00 WIB
Perguruan Tinggi Swasta...
Perguruan Tinggi Swasta Diharapkan Bisa Tembus 500 Dunia
A A A
JAKARTA - Pemerintah berharap perguruan tinggi swasta (PTS) Indonesia pun bisa menembus peringkat 500 besar dunia. Di sisi lain pendampingan kepada kampus yang akreditasinya masih rendah juga akan terus dilakukan.

Setiap perguruan tinggi memiliki peran yang sama dalam membuka akses masyarakat ke pendidikan tinggi dan menyiapkan sumber daya manusia milenial yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Saat ini Indonesia telah memiliki tiga perguruan tinggi yang berada pada peringkat 500 besar dunia, yaitu Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB). dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Saya pun berharap PTS Indonesia juga mampu menembus peringkat 500 besar dunia,” kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) Mohammad Nasir saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi wilayah III (LLDIKTI wilayah III) di Jakarta kemarin.

Dalam acara yang dihadiri oleh pimpinan PTS dan PTN di wilayah LLDIKTI III ini Menristek-Dikti mengatakan, dalam kurun waktu empat tahun ini PTS di Indonesia menunjukkan peningkatan mutu yang sangat pesat. Dia mengungkapkan, saat ini telah ada 36 PTS di Indonesia yang memiliki akreditasi A.

Mantan rektor Universitas Diponegoro ini pun mengapresiasi atas capaian 13 PTS di lingkungan LLDIKTI wilayah III yang telah meraih akreditasi A. LLDIKTI wilayah III Jakarta merupakan LLDIKTI yang memiliki PTS dengan akreditasi A terbanyak dibandingkan LLDIKTI wilayah lain. Saat ini LLDIKTI wilayah IV, V, VI, dan VII juga memiliki PTS dengan akreditasi A.

“Saya berharap ini terus ditingkatkan sehingga perguruan tinggi yang terakreditasi A semakin banyak. Ini bisa menjadi contoh bagi LLDIKTI lain yang selama ini masih belum memiliki PTS yang terakreditasi A,” tuturnya.

Menristek-Dikti menyampaikan, perguruan tinggi sebagai tempat mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul harus mampu menyikapi tantangan Revolusi Industri 4.0 ini dengan cepat dan tepat. Karena itu, dia meminta jajarannya untuk terus melakukan pembinaan kepada perguruan tinggi yang akreditasinya sudah B untuk ditingkatkan menjadi A, dan mendampingi perguruan tinggi akreditasi C juga harus ditingkatkan ke B melalui pembinaan.

Nasir mengemukakan, menyediakan SDM yang unggul adalah hal terpenting dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan mutu pendidikan tinggi juga harus terus ditingkatkan. Karena itu, Menristek-Dikti telah meminta kepada Dirjen Belmawa agar jangan hanya peningkatan akreditasi B ke A saja yang harus didampingi, namun peningkatan dari akreditasi dari C ke B juga harus mendapatkan perhatian khusus. “Ini merupakan concern kita bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI wilayah III Illah Sailah mengatakan, pihaknya siap mendukung kebijakan Kemenristek-Dikti untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI wilayah III. Salah satunya melalui merger beberapa PTS demi peningkatan mutu pendidikan tinggi swasta di Indonesia.

Karena itu, Illah mengajak pimpinan perguruan tinggi untuk melakukan pengisian aplikasiearly warning system (EWS) yang merupakan lumbung data perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI wilayah III sebagai sumber data untuk berbagai kegiatan dan layanan Kopertis Wilayah III Jakarta. Salah satunya dalam rangka peningkatan fungsi pengawasan, pengendalian, dan pembinaan PTS.

Illah menjelaskan, melalui sistem EWS pihak LLDIKTI bisa melakukan pendataan terkait kebutuhan PTS untuk mencapai akreditasi unggul sebab dalam menetapkan akreditasi, dia merinci ada tiga standar yang harus dipenuhi yakni dari sisi pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga mendorong komitmen PTS untuk menjaga sistem manajemen mutu. Selain berguna untuk meningkatkan akreditasi institusi, hal tersebut dinilainya merupakan faktor utama dalam menciptakan suasana akademik yang nyaman dan berkualitas.
(don)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Mau Jadi Guru atau Pendidik?...
Mau Jadi Guru atau Pendidik? Mesti Tahu dulu Jurusan-Jurusan Pendidikan Ini
Berita Terkini
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
45 menit yang lalu
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
14 jam yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
14 jam yang lalu
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
15 jam yang lalu
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
17 jam yang lalu
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
17 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved