JK Kawal Penandatanganan Kerja Sama Vokasi Tiga PTS dengan Swiss

Sabtu, 18 Mei 2019 - 12:49 WIB
JK Kawal Penandatanganan...
JK Kawal Penandatanganan Kerja Sama Vokasi Tiga PTS dengan Swiss
A A A
JAKARTA - Tiga perguruan tinggi swasta (PTS) Indonesia menandatangani kerja sama vokasi dengan sejumlah lembaga di Swiss. Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tersebut dikawal langsung Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Kota Lausanne, Swiss, Kamis 16 Mei 2019 waktu setempat.

Ketiga PTS itu adalah Poltek Simas Berau bersama SITECO (Swiss International Technical Connection), Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB) bersama Swiss International Technical Connection (SITECO), dan Universitas Prasetiya Mulya bersama IMI (International Management Institute).

JK mengatakan, kerja sama tersebut untuk peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan sumber daya manusia (SDM) siap kerja di Indonesia dengan memperkuat dunia pendidikan dan kalangan pelaku usaha/industri yang terintegrasi.

”Ini merupakan upaya perguruan tinggi swasta Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air dengan menerapkan sistem pembelajaran vokasi, bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang sudah kredibel di Swiss yang telah menghasilkan produk berkualitas dunia,” tutur JK.

Menurut JK, Indonesia melihat pentingnya bekerja sama dengan institusi pendidikan vokasi kelas dunia untuk menunjang peningkatan kualitas ini.Swiss merupakan salah satu negara yang unggul mengembangkan pendidikan vokasi, khususnya dalam penerapan sistem ganda praktik dan teori.”Kesuksesan pendidikan vokasi di Swiss terletak pada hubungan pendidikan dan industri yang terintegrasi dengan sangat baik. Terbukti dengan banyaknya institusi pendidikan nasional yang sudah bekerjasama dengan institusi pendidikan di Swiss seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) Solo dan Cikarang, dan lain-lain,” paparnya.

Dengan MoU ini, kata dia, diharapkan keberhasilan pendidikan Swiss yang menerapkan model pendidikan dual system dapat diterapkan dan mendorong peningkatan kualitas program vokasi di Indonesia.

Penggunaan model dual system berarti mengikutsertakan dunia industri dan usaha bergabung dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten pada bidang industri tertentu mulai dari penyusunan kurikulum bersama hingga praktik kerja.

Sinar Mas sudah menerapkan program pendidikan vokasi dengan model dual system pada semua pendidikan vokasi yang dimiliki Sinar Mas di bidang teknologi pengolahan sawit, teknologi pengolahan pulp dan kertas, dan pertambangan.
(dam)
Berita Terkait
Kemendiktisaintek dan...
Kemendiktisaintek dan ADB Sepakat Perkuat Riset dan Pendidikan Tinggi Indonesia
Penggabungan Kemenristek-Kemendikbud...
Penggabungan Kemenristek-Kemendikbud Tingkatkan Penelitian dan Inovasi Kampus
Fitbit Flow, Ventilator...
Fitbit Flow, Ventilator Darurat Berkualitas Tinggi
Wamendiktisaintek Stella...
Wamendiktisaintek Stella Christie: Duplikasi di Dunia Sains Itu Baik
UT Dorong Pengembangan...
UT Dorong Pengembangan Penelitian Multidisiplin dari Akademisi
Gaet Inventor Perguruan...
Gaet Inventor Perguruan Tinggi, AII Dukung Hilirisasi Hasil Riset di Indonesia
Berita Terkini
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
1 jam yang lalu
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
5 jam yang lalu
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
6 jam yang lalu
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
9 jam yang lalu
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Ratings 2026
11 jam yang lalu
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
19 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved