Zonasi Dibuat Lebih Fleksibel, Kemendikbud Tambah Kuota Jalur Prestasi

Rabu, 11 Desember 2019 - 18:28 WIB
Zonasi Dibuat Lebih...
Zonasi Dibuat Lebih Fleksibel, Kemendikbud Tambah Kuota Jalur Prestasi
A A A
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim melakukan perubahan terhadap sistem pendidikan di Tanah Air.

Tidak hanya menghapus Ujian Nasional (UN) pada tahun 2021, Nadiem juga mengubah sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi.

"Kebijakan PPDB lebih fleksibel untuk mengakomodasi ketimpangan akses dan kualitas di berbagai daerah," kata Nadim saat memaparkan program Merdeka Belajar yang disampaikan di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (11/12/2019). (Baca juga: Kemendikbud Hapus UN Mulai 2021, Diganti dengan Sistem Asesmen )

Zonasi sekolah untuk penerimaan siswa jalur prestasi yang sebelumnya maksimal 15% akan ditambah menjadi 30%.

Kemendikbud juga akan menyediakan kuota untuk penerimaan siswa dari jalur afirmasi atau pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) yakni sebanyak 15%. Untuk kuota untuk jalur perpindahan tetap sebesar 5%.

Sementara untuk jalur penerimaan siswa berdasarkan pemetaan wilauah (zonas) dari yang sebelumnya 80% menjadi 50%.

Dalam paparannya, Nadiem mengatakan pemerataan akses dan kualitas pendidikan perlu
diiringi dengan inisiatif lainnya oleh pemerintah daerah. "Seperti redistribusi guru ke sekolah yang kekurangan guru," kata Nadiem.

Kemendikbud mengubah komposisi kuota PPDB karena peraturan terkait PPDB kurang mengakomodir
perbedaan situasi daerah, belum terimplementasi dengan lancar di semua daerah dan belum disertai dengan pemerataan jumlah guru.
(dam)
Berita Terkait
Kemendikbud Gelar Vaksinasi...
Kemendikbud Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Pendidik
Mendikbud: Tak Ada Rencana...
Mendikbud: Tak Ada Rencana Peleburan Materi Pendidikan Agama
DPR: Pemda Bisa Salurkan...
DPR: Pemda Bisa Salurkan Hibah Pendidikan ke PT dan SMA
NU-Muhammadiyah Mundur,...
NU-Muhammadiyah Mundur, Kemendikbud Didesak Buka Kriteria Seleksi POP
Penjelasan Putera Sampoerna...
Penjelasan Putera Sampoerna Foundation soal Polemik POP Kemendikbud
Kemendikbud Diminta...
Kemendikbud Diminta Petakan Kebutuhan Sekolah
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
9 jam yang lalu
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
9 jam yang lalu
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
10 jam yang lalu
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
11 jam yang lalu
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
14 jam yang lalu
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
15 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved