Pendidikan Jarak Jauh, Kemendikbud Siap Latih 100 Ribu Dosen
Rabu, 24 Juni 2020 - 17:44 WIB
loading...
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memberikan pelatihan pembelajaran daring kepada 100 ribu dosen. Foto/pintaria.com
A
A
A
JAKARTA - Pembelajaran dengan sistem daring atan online di perguruan tinggi diprediksi akan berlangsung hingga akhir tahun. Untuk mengatasi persoalan dalam pemeblajaran sistem tersebut , Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memberikan pelatihan pembelajaran daring kepada 100.000 dosen.
Agar pembelajaran semester depan dapat berjalan lebih baik, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi telah menyiapkan pelatihan pembelajaran daring bagi 100 ribu dosen. Pelatihan akan dilakukan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa).
Sekretaris Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Paristiyanti Nurwardani juga mengatakan pembelajaran daring akan berlaku hingga akhir tahun 2020. “Kami telah menyusun program dan kebijakan untuk mendukung penyelenggaraan pembelajaran daring di perguruan tinggi agar berjalan dengan baik dengan tetap memperhatikan kualitas pembelajaran. Ditjen Dikti juga sudah melakukan kerja sama dengan beberapa penyedia layanan untuk mendukung dan mempermudah pelaksanaan pembelajaran daring,” kata Paris saat jumpa pers virtual bersama para jurnalis.
Paris menjelaskan, implementasi pembelajaran daring akan selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka. Contohnya, kata dia, mahasiswa akan diberikan kebebasan belajar di luar program studi dengan mempelajari materi lain melalui pendidikan jarak jauh (PJJ).
Kebijakan ini akan semakin mempermudah mahasiswa dalam memperkaya wawasan dalam memenuhi kebutuhannya sebagai pembelajar yang merdeka.
Agar pembelajaran semester depan dapat berjalan lebih baik, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi telah menyiapkan pelatihan pembelajaran daring bagi 100 ribu dosen. Pelatihan akan dilakukan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa).
Sekretaris Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Paristiyanti Nurwardani juga mengatakan pembelajaran daring akan berlaku hingga akhir tahun 2020. “Kami telah menyusun program dan kebijakan untuk mendukung penyelenggaraan pembelajaran daring di perguruan tinggi agar berjalan dengan baik dengan tetap memperhatikan kualitas pembelajaran. Ditjen Dikti juga sudah melakukan kerja sama dengan beberapa penyedia layanan untuk mendukung dan mempermudah pelaksanaan pembelajaran daring,” kata Paris saat jumpa pers virtual bersama para jurnalis.
Paris menjelaskan, implementasi pembelajaran daring akan selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka. Contohnya, kata dia, mahasiswa akan diberikan kebebasan belajar di luar program studi dengan mempelajari materi lain melalui pendidikan jarak jauh (PJJ).
Kebijakan ini akan semakin mempermudah mahasiswa dalam memperkaya wawasan dalam memenuhi kebutuhannya sebagai pembelajar yang merdeka.
Lihat Juga :