Prof Arief: Baiknya Dibicarakan Kesepakatan Ilmiahnya

Selasa, 23 September 2014 - 14:10 WIB
Prof Arief: Baiknya...
Prof Arief: Baiknya Dibicarakan Kesepakatan Ilmiahnya
A A A
JAKARTA - Tokoh Pendidikan Prof Arief Rachman ikut mengomentari polemik murid SD yang mendapat nilai 20 walaupun menjawab semua PR matematika dengan benar.

Menurut Arief, kepala sekolah harus mengambil inisiatif untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan mengundang orang tua murid.

"Harus diselesaikan di internal sekolah dulu. Kepala sekolahnya panggil guru kelas, guru matematika dan orang tua murid. Bicarakan apa kesepakatan ilmiahnya, apakah yang ditekankan guru itu hasil ataukah proses," ujar Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini kepada Sindonews, Selasa (23/9/2014).

Arief menolak berkomentar soal substansi masalah yang dipersoalkan dengan alasan dia bukan guru matematika. Dia hanya meminta agar perbedaan pendapat diselesaikan dengan cara bersama. Dia menilai hal seperti ini sering terjadi.

"Saya tidak mau komentar siapa yang salah siapa yang benar. Prosesnya saja yang saya minta dibetulkan. Kalau ada beda pendapat seperti itu, harus diselesaikan dengan duduk bersama," ujarnya.

Arief juga menuturkan bahwa media sosial memang kerap menjadi tempat untuk saling adu pendapat dan itu hal yang wajar saja.

"Zaman sekarang kan dunia maya tempat orang bisa bereaksi, saya juga bereaksi dan seperti ini reaksi saya, minta seluruh pihak agar duduk bersama," ujarnya.

Sebelumnya, akun media sosial atas nama Muhammad Erfas Maulana menjadi buah bibir dan menghebohkan forum dunia maya karena mengunggah hasil pekerjaan rumah (PR) matematika adiknya yang diberi nilai 20 oleh gurunya meski semua jawabannya benar.

Sang guru menyalahkan hampir semua jawaban PR anak kelas 2 SD itu, karena konsep atau cara pengerjaannya berbeda dengan cara guru tersebut. Para pengguna Facebook pun ramai memperbincangkan masalah itu.
(kri)
Berita Terkait
PAUD Bantu Stimulasi...
PAUD Bantu Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Asah Kreativitas di...
Asah Kreativitas di Tengah Pandemi dengan Lomba Media Kreasi
Polri Ajak Masyarakat...
Polri Ajak Masyarakat Tanamkan Citra Positif Polisi ke Anak-anak
Riset Profesor Universitas...
Riset Profesor Universitas Helsinki: Pentingnya Mendidik Resiliensi pada Anak Berdasarkan Kepedulian
Studi Tanoto dan School...
Studi Tanoto dan School of Parenting Ungkap Permasalahan Pengasuhan Anak Usia Dini
Pembelajaran STEAM Efektif...
Pembelajaran STEAM Efektif Kembangkan Kompetensi Anak sejak Usia Dini
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
5 jam yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
6 jam yang lalu
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
7 jam yang lalu
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
8 jam yang lalu
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
9 jam yang lalu
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
11 jam yang lalu
Infografis
Iran Bantah Ada Kesepakatan...
Iran Bantah Ada Kesepakatan dengan AS Soal Program Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved