Tim Peneliti Universitas Pertamina Teliti Cara Manfaatkan Ampas Kelapa Jadi Biodiesel

Minggu, 16 April 2023 - 11:45 WIB
Pada penelitian tersebut, Koko menambahkan, ampas kelapa sangat berpotensi diolah menjadi biodiesel karena ampas kelapa masih memiliki kandungan minyak kelapa sekitar 15-24% dari beratnya.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Koko dan tim kepada beberapa penjual kelapa parut tradisional, rata-rata jumlah kelapa yang diparut dalam satu hari adalah 124 butir atau sekitar 49,6 kg. Jumlah tersebut menghasilkan 48 kg kelapa parut dan rata-rata ampas yang dibuang dalam satu hari sebanyak 20 kg.

Baca juga: Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Prestasi Unnes 2023 Dibuka, Ini Ketentuannya

“Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan, 20 kg ampas kelapa dapat menghasilkan 3,04L bahan bakar nabati. Jika telah diolah menjadi biodiesel, dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar bagi mesin pemarut kelapa menggantikan bensin,” tambah Koko.

Dengan adanya pemanfaatan kembali, tentu opsi biodiesel berbasis ampas kelapa ini menjadi pilihan yang baik bagi para penjual kelapa parut karena mereka tidak perlu membeli bensin terus-menerus. Hal ini secara simultan juga bisa mengurangi emisi karbon yang dikeluarkan oleh mesin pemarut kelapa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!