Bikin Bangga, Tim Mahasiswa Unair Raih Emas di World Young Inventors Exhibition

Selasa, 16 Mei 2023 - 05:30 WIB
“Kami membuat sabun kertas dari limbah sayur dan buah-buahan. Limbah sayur dan buah-buahan difermentasi kurang lebih selama 3-6 bulan,” ujar Bernika, dikutip dari laman Unair, Selasa (16/3/2023).

Setelah mengalami fermentasi, olahan limbah sayur dan buah-buahan mendapat tambahan berupa cairan untuk pembuatan sabun kertas (paper soap). Cairan tersebut diaplikasikan pada water soluble paper, lalu tunggu hingga kering dan sabun kertas siap digunakan.

Pemilihan limbah sebagai bahan dasar, kata Bernika, bermula dari rasa kepedulian terhadap besarnya jumlah limbah di dunia, khususnya Asia. Oleh karena itu, Bernika dan tim berupaya mencari inovasi pengelolaan limbah sehingga menghasilkan produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan.

“Kami mengamati tingginya limbah di dunia utamanya di Asia, sehingga kami mencari inovasi pengelolaan limbah yang mampu diubah menjadi suatu produk yang bermanfaat,” ujar Bernika.

Inovasi untuk Para Traveller



Selain mampu mengatasi permasalahan limbah, gagasan Bernika bersama tim juga mampu menjadi solusi atas masalah kesehatan khususnya bagi para traveller.

Baca juga: Pengumuman Hasil Seleksi Jalur Prestasi UGM 2023 Hari Ini, Cek Akunmu
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!