Calon Mahasiswa Baru, Ini Sejarah Panjang Ospek yang Perlu Diketahui

Kamis, 06 Juli 2023 - 14:22 WIB

Ospek di Indonesia Diceritakan di Novel Siti Nurbaya

Kegiatan orientasi studi dan pengenalan kampus masuk ke Indonesia sejak lama dan telah menjadi budaya sejak zaman kolonial. Ditulis dalam novel Siti Nurbaya (1920), ospek yang identik dengan perpeloncoan diterapkan di salah satu institusi pendidikan/sekolah dokter Jawa (STOVIA) di Kota Batavia sekitar tahun 1898.

Baca juga: Penting! Waspada Pelecehan Seksual dalam Ospek Online

Dalam novel legendaris tersebut, Marah Rusli menggambarkan Samsul Bahri diplonco sebagai calon pelajar di sekolah yang saat ini berubah namanya menjadi Universitas Indonesia.

Lalu pada 1927 hingga 1945, seperti dilansir dari berbagai sumber, Institusi Geneeskundige Hoogeschool te Batavia melakukan perubahan terhadap kegiatan ospek dengan lebih formal dan sifatnya tidak memaksa pada mahasiswa baru.

Ospek di Era Modern

Kemudian, masa orientasi studi serta pengenalan kampus lambat laun bisa dibilang sebagai salah satu kegiatan wajib bagi mahasiswa baru di era modern. Setiap institusi pendidikan juga memiliki kebijakannya sendiri-sendiri dalam melakukan masa ospek ini.

Namun, kenyataannya cukup banyak yang kemudian menerapkan perpeloncoan selama orientasi ini. Bahkan, ada juga yang sampai melewati batas serta mengakibatkan tragedi. Oleh karenanya, pemerintah pun membuat aturan tersendiri dalam pelaksanaan ospek. Hingga saat ini, perpeloncoan pada ospek mulai berkurang.

Tujuan Ideal Ospek

Ospek itu sendiri memiliki beberapa tujuan di antaranya ialah:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!