Wacana Buka Sekolah di Zona Kuning, FSGI Minta Pemerintah Jangan Gegabah
Rabu, 29 Juli 2020 - 15:38 WIB
Rindu sekolah di tengah masa pendemi COVID-19, sejumlah siswa SD di Ciamis, Jawa Barat, melakukan kegiatan belajar mengajar di teras masjid. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta pemerintah jangan gegabah untuk membuka sekolah di zona kuning. Sebab keselamatan dan kesehatan anak harus diutamakan.
Sekjen FSGI Satriwan Salim mengatakan, anak yang bisa belajar dengan baik adalah anak yang sehat. Begitupun guru, katanya, guru yang bisa mengajar adalah guru yang sehat. (Baca juga: Masih Dianalisis, Rencana Pembukaan Sekolah di Zona Kuning )
“Oleh karena itu, pemerintah jangan gegabah. Pentingkan kesehatan dan keselamatan anak dan guru seperti komitmen pemerintah awalnya. Jangan sampai berubah gara-gara mengutamakan ekonomi," katanya kepada SINDOnews, Rabu (29/7).
Satriwan mengatakan, pembukaan sekolah harus didasari terlebih dulu dengan penelitian, penilaian ataupun asesmen dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ataupun pemangku kepentingan lain karena kesehatan dan keselamatan anak dan guru itu yang paling utama.
Sekjen FSGI Satriwan Salim mengatakan, anak yang bisa belajar dengan baik adalah anak yang sehat. Begitupun guru, katanya, guru yang bisa mengajar adalah guru yang sehat. (Baca juga: Masih Dianalisis, Rencana Pembukaan Sekolah di Zona Kuning )
“Oleh karena itu, pemerintah jangan gegabah. Pentingkan kesehatan dan keselamatan anak dan guru seperti komitmen pemerintah awalnya. Jangan sampai berubah gara-gara mengutamakan ekonomi," katanya kepada SINDOnews, Rabu (29/7).
Satriwan mengatakan, pembukaan sekolah harus didasari terlebih dulu dengan penelitian, penilaian ataupun asesmen dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ataupun pemangku kepentingan lain karena kesehatan dan keselamatan anak dan guru itu yang paling utama.
Lihat Juga :