HUT ke-78 RI, Guru Besar dan Tokoh Alumni UI Baca Puisi di Konser Kemerdekaan

Minggu, 27 Agustus 2023 - 12:40 WIB
Prof. Riri mengungkapkan, konser ini menjadi hadiah bagi hari lahir ke-78 Republik Indonesia yang tersaji melalui rangkaian harmonisasi puisi, lagu, musik, dan tari yang menginspirasi, serta memotivasi para penonton. Tak hanya merayakan dan mensyukuri kemerdekaan tapi juga memberikan pesan untuk membangun persatuan bangsa.

“Melalui konser ini, kami juga ingin menyuarakan Gerakan Indonesia Bersatu sebagai salah satu gerakan nasional revolusi mental melalui puisi, musik, dan tari,” imbuhnya. Lebih lanjut, Prof. Riri juga menuturkan, berekspresi melalui puisi telah dijalani para Guru Besar UI melalui PRWSI UI sejak 2020.

Gerakan ini bermula sebagai penghormatan terhadap almarhum Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono, Guru Besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI dan seniman besar Tanah Air. Saat itu, meski tengah dilanda pandemi Covid-19, para Guru Besar, Dosen, dan Alumni UI secara konsisten berkumpul secara virtual melalui Zoom untuk membacakan karya-karya dari Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono.

“Jadi para Guru Besar UI, akademisi, dan Alumni UI tak hanya memikirkan disertasi tapi juga seni. Selama tiga tahun berturut-turut, PRWSI UI pun dapat penghargaan MURI. Semoga semangat berpuisi ini terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata juga bagi bangsa,” imbuh Prof. Riri.

Sementara itu, Ketua Umum ILUNI UI Didit Ratam menyatakan apresiasi dan dukungan penuh akan inisasi dari para Guru Besar UI dalam menyebarkan semangat cinta negeri melalui puisi dan seni. Menambahkan Didit, anggota Lembaga Penasihat ILUNI UI Indy Hardono menyatakan antusiasme dari para guru besar dalam acara konser kemerdekaan.

Dia melihat, adanya potensi dari sebuah karya seni dan sastra untuk dapat menyentuh hati masyarakat dengan pesan akan indahnya persatuan bangsa. “Ini adalah suatu gerakan dan inisiasi positif untuk menebarkan semangat cinta Tanah Air dan persatuan melalui karya. Kami berharap, melalui pagelaran ini tercermin bagaimana seni dan sastra mampu menjadi bahasa universal yang menciptakan kohesi sosial untuk segenap elemen masyarakat,” tutur Indy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!