Mahasiswa Unair Ciptakan Smartwatch Pendeteksi Diabetes
Selasa, 05 September 2023 - 14:00 WIB
“Oleh karena itu, kami berusaha berpikir dan berinovasi tentang upaya pencegahan dan pengendalian penyakit diabetes di Indonesia,” ucap Ketua Kelompok Nasah, dikutip dari laman Unair, Selasa (5/9/2023).
Menurutnya, pemantauan kadar glukosa darah menjadi penting dalam pengontrolan. Namun, alat cek kadar tersebut masih menggunakan teknik yang dapat merusak kulit sehingga dapat menyebabkan luka dan rasa tidak nyaman.
“Yaitu dengan menyuntikkan jarum ke jari tangan untuk mengambil darah sebagai sampel untuk mendeteksi kadar glukosa darah,” lanjutnya.
“Glukosa darah dan HBA1C akan terdeteksi menggunakan sensor ECG/PPG. Sedangkan pendeteksi keton menggunakan sensor elektrokimia dengan parameter gas nafas,” ujar Nasah.
Baca juga: Hal yang Perlu Dipertimbangkan Memilih Spesialiasi di Program Dokter Spesialis, Ini Tipsnya
Menurutnya, pemantauan kadar glukosa darah menjadi penting dalam pengontrolan. Namun, alat cek kadar tersebut masih menggunakan teknik yang dapat merusak kulit sehingga dapat menyebabkan luka dan rasa tidak nyaman.
“Yaitu dengan menyuntikkan jarum ke jari tangan untuk mengambil darah sebagai sampel untuk mendeteksi kadar glukosa darah,” lanjutnya.
Smartose Dapat Mendeteksi Glukosa Darah, Keton, dan HbA1C
Untuk itu, mereka merancang Smartose, suatu alat cek glukosa darah berbasis smartwatch 3 in 1 yang lengkap ECG dan elektrokimia. Alat tersebut dapat mendeteksi tiga parameter sekaligus, yaitu glukosa darah, HbA1C, dan keton.“Glukosa darah dan HBA1C akan terdeteksi menggunakan sensor ECG/PPG. Sedangkan pendeteksi keton menggunakan sensor elektrokimia dengan parameter gas nafas,” ujar Nasah.
Baca juga: Hal yang Perlu Dipertimbangkan Memilih Spesialiasi di Program Dokter Spesialis, Ini Tipsnya
Lihat Juga :