Lowongan PPPK 2023 Kemenhub Terbaru, Dibuka untuk Lulusan SMK hingga Profesi
Minggu, 17 September 2023 - 14:30 WIB
Untuk formasi jabatan dosen di PPPK Kemenhub dibuka sebanyak 163 formasi di unit kerja Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan dengan masa hubungan perjanjian kerja selama 5 tahun.
Lulusan dan jurusan yang dibutuhkan di antaranya S1 Akuntansi, S2 Transportasi, S2 Hukum, S2 Pendidikan Kimia, S2 Kimia Terapan, S2 Manajemen, S2 Pendidikan Bahasa Inggris, S2 Pendidikan Bahasa Islam, dan S2 Rekayasa Mesin, dan dari lulusan S2 jurusan kuliah lainnya.
Baca juga: Tidak Jadi Hari Ini, Pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 Diundur 20 September
Untuk formasi dosen juga dibutuhkan sebagai Lektor-Dosen dari lulusan dari jurusan S3 Bahasa Inggris, S2 Hukum, S3 Manajemen, S3 Logistik, S3 Kebijakan Publik, S3 Manajemen Sumber Daya Manusia, S3 Rekayasa Aeronautika, S3 Rekayasa mesin, dan lulusan S3 lainnya.
Jabatan tenaga kesehatan dibuka untuk 267 formasi di unit kerja Sekretaris Jenderal, Ditjen Perhubungan Darat, Ditjen Perhubungan Laut, Ditjen Perhubungan Udara, dan Badan Pengembangan SDM Perhubungan.
Lulusan dan jurusan yang dibutuhkan di antaranya profesi Dokter Gigi, D3 Keperawatan, D3 Rekam Medis, Profesi Apoteker, D3 Fisioterapi, Profesi Dokter, Profesi Dokter Spesialis Mata, Profesi Dokter Spesialis Patologi Klinik, S1 Gizi, S1 Kesehatan Kerja, D4 Kesehatan, D4 Teknik Radiologi, s1 Gizi dan Dietetika, dan lainnya.
1. Pendaftaran peserta seleksi PPPK dilakukan secara daring/online melalui portal pendaftaran https://sscasn.bkn.go.id dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP)/ Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Kartu Keluarga.
2. Pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) Instansi dan 1 (satu) kebutuhan jabatan.
3. Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2023 dijelaskan bahwa dalam hal pelamar diketahui melamar:
a. lebih dari 1 (satu) instansi dan/atau 1 (satu) jenis jabatan dan/atau jenis jalur kebutuhan ASN; atau
b. menggunakan 2 (dua) nomor identitas kependudukan yang berbeda, yang bersangkutan dianggap gugur dan/atau dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan
1. Pendaftaran akun dilakukan secara online melalui laman : https://sscasn.bkn.go.id dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP)/ Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu
Keluarga (KK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).
2. Pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan dilaksanakan secara online melalui laman https://sscasn.bkn.go.id segera setelah pelamar memperoleh notifikasi untuk melakukan aktivasi melalui email dari portal nasional.
3. Pada saat pendaftaran secara online, pelamar harus membaca dengan cermat petunjuk pendaftaran online dan memperhatikan pada Romawi III yaitu Persyaratan Pelamar kemudian mengunggah (upload) berkas berjenis PDF File,
antara lain:
a. Surat Lamaran Asli yang ditujukan kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia, bertandatangan dan bermaterai 10.000, untuk dokumen bisa diketik atau ditulis tangan (format Surat Lamaran sesuai dalam Lampiran I
Pengumuman);
b. Surat Pernyataan 5 Poin Asli, bertandatangan dan bermaterai 10.000, untuk dokumen bisa diketik atau ditulis tangan (format Surat Pernyataan 5 Point sesuai dalam Lampiran II Pengumuman);
c. Surat Pernyataan Pengabdian Pada Instansi Kementerian Perhubungan Asli, bertandatangan dan bermaterai 10.000, untuk dokumen bisa diketik atau ditulis tangan (format Surat Pernyataan sesuai dalam Lampiran III
Pengumuman);
d. Scan Ijazah Asli atau bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri melampirkan Ijazah yang telah mendapat penyetaraan dari kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi, atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) sesuai dengan kualifikasi Pendidikan pada formasi jabatan yang dilamar;
Lulusan dan jurusan yang dibutuhkan di antaranya S1 Akuntansi, S2 Transportasi, S2 Hukum, S2 Pendidikan Kimia, S2 Kimia Terapan, S2 Manajemen, S2 Pendidikan Bahasa Inggris, S2 Pendidikan Bahasa Islam, dan S2 Rekayasa Mesin, dan dari lulusan S2 jurusan kuliah lainnya.
Baca juga: Tidak Jadi Hari Ini, Pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 Diundur 20 September
Untuk formasi dosen juga dibutuhkan sebagai Lektor-Dosen dari lulusan dari jurusan S3 Bahasa Inggris, S2 Hukum, S3 Manajemen, S3 Logistik, S3 Kebijakan Publik, S3 Manajemen Sumber Daya Manusia, S3 Rekayasa Aeronautika, S3 Rekayasa mesin, dan lulusan S3 lainnya.
3. Formasi Jabatan Tenaga Kesehatan
Jabatan tenaga kesehatan dibuka untuk 267 formasi di unit kerja Sekretaris Jenderal, Ditjen Perhubungan Darat, Ditjen Perhubungan Laut, Ditjen Perhubungan Udara, dan Badan Pengembangan SDM Perhubungan.
Lulusan dan jurusan yang dibutuhkan di antaranya profesi Dokter Gigi, D3 Keperawatan, D3 Rekam Medis, Profesi Apoteker, D3 Fisioterapi, Profesi Dokter, Profesi Dokter Spesialis Mata, Profesi Dokter Spesialis Patologi Klinik, S1 Gizi, S1 Kesehatan Kerja, D4 Kesehatan, D4 Teknik Radiologi, s1 Gizi dan Dietetika, dan lainnya.
Pendaftaran
1. Pendaftaran peserta seleksi PPPK dilakukan secara daring/online melalui portal pendaftaran https://sscasn.bkn.go.id dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP)/ Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Kartu Keluarga.
2. Pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) Instansi dan 1 (satu) kebutuhan jabatan.
3. Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2023 dijelaskan bahwa dalam hal pelamar diketahui melamar:
a. lebih dari 1 (satu) instansi dan/atau 1 (satu) jenis jabatan dan/atau jenis jalur kebutuhan ASN; atau
b. menggunakan 2 (dua) nomor identitas kependudukan yang berbeda, yang bersangkutan dianggap gugur dan/atau dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan
Tata Cara Pendaftaran PPPK Kemenhub 2023
1. Pendaftaran akun dilakukan secara online melalui laman : https://sscasn.bkn.go.id dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP)/ Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu
Keluarga (KK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).
2. Pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan dilaksanakan secara online melalui laman https://sscasn.bkn.go.id segera setelah pelamar memperoleh notifikasi untuk melakukan aktivasi melalui email dari portal nasional.
3. Pada saat pendaftaran secara online, pelamar harus membaca dengan cermat petunjuk pendaftaran online dan memperhatikan pada Romawi III yaitu Persyaratan Pelamar kemudian mengunggah (upload) berkas berjenis PDF File,
antara lain:
a. Surat Lamaran Asli yang ditujukan kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia, bertandatangan dan bermaterai 10.000, untuk dokumen bisa diketik atau ditulis tangan (format Surat Lamaran sesuai dalam Lampiran I
Pengumuman);
b. Surat Pernyataan 5 Poin Asli, bertandatangan dan bermaterai 10.000, untuk dokumen bisa diketik atau ditulis tangan (format Surat Pernyataan 5 Point sesuai dalam Lampiran II Pengumuman);
c. Surat Pernyataan Pengabdian Pada Instansi Kementerian Perhubungan Asli, bertandatangan dan bermaterai 10.000, untuk dokumen bisa diketik atau ditulis tangan (format Surat Pernyataan sesuai dalam Lampiran III
Pengumuman);
d. Scan Ijazah Asli atau bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri melampirkan Ijazah yang telah mendapat penyetaraan dari kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi, atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) sesuai dengan kualifikasi Pendidikan pada formasi jabatan yang dilamar;
Lihat Juga :