Ukrida Luluskan 42 Sarjana Terapan Optometri Pertama di Indonesia
Kamis, 21 September 2023 - 15:30 WIB
Tahun 2018 Ukrida memperoleh izin pembukaan Program Studi Optometri dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, untuk selanjutnya di tahun 2019 memulai perkuliahan. Kini di tahun 2023 Program Studi Optometri Ukrida berhasil meluluskan 42 Optometris pertama di Indonesia yang siap menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan Optometri.
Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Ukrida, dr. Antonius Ritchi Castilani menyambut gembira kelulusan ini dan mengucapkan selamat kepada 42 Optometris. Dia menjelaskan, pendirian program studi Optometri Ukrida merupakan langkah besar dan berani dari Badan Pengurus YPTK Krida Wacana dan Pimpinan Ukrida, untuk menjadi pionir bidang Optometri di Indonesia.
Baca juga: Kuliah Umum, BNN Ajak Mahasiswa MNC University Perangi Narkoba
Dia mengatakan, program studi Optometri telah menghasilkan para profesional berkualitas, yang tentunya akan berdampak positif pada pelayanan kesehatan mata di masyarakat. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan penglihatan, yang salah satu programnya adalah mencegah kebutaan.
“Semuanya ini tentunya merupakan hasil kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dari seluruh pihak, terutama dukungan pimpinan, serta kerjasama dengan rekan-rekan organisasi profesi dan industri,” katanya, melalui keterangan resmi, Kamis (21/9/2023).
Wakil Dekan I FKIK Ukrida, dr. Johannes Hudyono mengungkapkan kebanggaannya atas kelulusan ini. “Program Studi Optometri ini sudah berkembang luas di dunia, di negara tetangga kita seperti Malaysia misalnya, sudah sedemikian berkembang sampai jenjang pendidikan S3, kita harus mengejar ketertinggalan kita,” tuturnya.
Program Studi Optometri jenjang Sarjana Terapan FKIK Ukrida sebagai yang pertama dan satu-satunya di Indonesia, sudah dilengkapi dengan infrastruktur pendidikan modern, mulai dari dosen yang berasal dari dalam maupun luar negeri, kurikulum pendidikan yang setara dengan pendidikan optometri internasional.
Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Ukrida, dr. Antonius Ritchi Castilani menyambut gembira kelulusan ini dan mengucapkan selamat kepada 42 Optometris. Dia menjelaskan, pendirian program studi Optometri Ukrida merupakan langkah besar dan berani dari Badan Pengurus YPTK Krida Wacana dan Pimpinan Ukrida, untuk menjadi pionir bidang Optometri di Indonesia.
Baca juga: Kuliah Umum, BNN Ajak Mahasiswa MNC University Perangi Narkoba
Dia mengatakan, program studi Optometri telah menghasilkan para profesional berkualitas, yang tentunya akan berdampak positif pada pelayanan kesehatan mata di masyarakat. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan penglihatan, yang salah satu programnya adalah mencegah kebutaan.
“Semuanya ini tentunya merupakan hasil kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dari seluruh pihak, terutama dukungan pimpinan, serta kerjasama dengan rekan-rekan organisasi profesi dan industri,” katanya, melalui keterangan resmi, Kamis (21/9/2023).
Wakil Dekan I FKIK Ukrida, dr. Johannes Hudyono mengungkapkan kebanggaannya atas kelulusan ini. “Program Studi Optometri ini sudah berkembang luas di dunia, di negara tetangga kita seperti Malaysia misalnya, sudah sedemikian berkembang sampai jenjang pendidikan S3, kita harus mengejar ketertinggalan kita,” tuturnya.
Program Studi Optometri jenjang Sarjana Terapan FKIK Ukrida sebagai yang pertama dan satu-satunya di Indonesia, sudah dilengkapi dengan infrastruktur pendidikan modern, mulai dari dosen yang berasal dari dalam maupun luar negeri, kurikulum pendidikan yang setara dengan pendidikan optometri internasional.
Lihat Juga :