Kenapa Kuliah di Fakultas Kedokteran Rata-rata Mahal? Faktor-Faktor Ini Penyebabnya
Selasa, 03 Oktober 2023 - 09:46 WIB
1. Untuk mendapat brevet seorang dokter, maka seseorang harus melalui beberapa tahapan esensial dalam Ilmu kedokteran
Cukup banyak yang melibatkan lab skill yang menggunakan bahan-bahan dan peralatan yang cukup mahal, contohnya kadaver (mayat) untuk pelajaran anatomi, alat-alat yang dipakai untuk pembedahan mayat itu sendiri, peralatan untuk laboratorium biologi dasar, biomedis, biokimia, fisiologi, histologi dll.
Semua alat dan bahan ini tentunya tidak lepas dari maintenance setelah dibeli. Dan karena cukup banyak orang yang memakai maka umur pakai alat tentu akan berkurang dan suatu saat harus diganti, dan lagi-lagi merupakan belanja fakultas.
Tentu akan banyak mahasiswa kedokteran yang untuk menghemat memfotokopi buku referensi yang mahal itu, sehingga pelanggaran hak cipta tak bisa dihindari.
Cukup banyak yang melibatkan lab skill yang menggunakan bahan-bahan dan peralatan yang cukup mahal, contohnya kadaver (mayat) untuk pelajaran anatomi, alat-alat yang dipakai untuk pembedahan mayat itu sendiri, peralatan untuk laboratorium biologi dasar, biomedis, biokimia, fisiologi, histologi dll.
Semua alat dan bahan ini tentunya tidak lepas dari maintenance setelah dibeli. Dan karena cukup banyak orang yang memakai maka umur pakai alat tentu akan berkurang dan suatu saat harus diganti, dan lagi-lagi merupakan belanja fakultas.
2. Buku-buku referensi kedokteran sangat jarang diterbitkan oleh penerbit dalam negri yang artinya harus diimpor, dengan harga buku yang cukup mahal, bahkan bisa mencapai jutaan per bukunya
Tentu akan banyak mahasiswa kedokteran yang untuk menghemat memfotokopi buku referensi yang mahal itu, sehingga pelanggaran hak cipta tak bisa dihindari.
Lihat Juga :