Politeknik Negeri Jakarta Buat Genteng dari Limbah Plastik, Kuat dan Lebih Murah
Rabu, 25 Oktober 2023 - 14:32 WIB
Pembuatan genteng berukuran 25x33 centimeter (cm) ini sendiri dilakukan melalui program matching fund tahun 2022. Saat ini, hampir 10 mahasiswa Jurusan Teknik Mesin ikut serta dalam produksi genteng dari limbah ini.
Inovasi genteng dari limbah plastik dari tim PNJ. Foto/Ist.
Proses riset terhadap limbah plastik dilakukan selama kurang lebih 6 bulan. Setelah mendapatkan Matching Fund, tim pun memulai memproduksi genteng plastik dalam waktu 2,5 bulan.
Jenni menuturkan, dia mengaku bangga bisa masuk ke dalam tim sebab mendapat banyak pengalaman dari penelitian yang dikerjakan bersama itu. "Saya jadi lebih banyak tahu. Karena apa yang dipelajari di ruang kelas, bisa saya terapin di sini," ungkapnya.
Inovasi genteng plentong berbahan plastik ini juga hadir pada pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2023. Kehadiran genteng berbasis limbah plastik di TEI ini pun untuk menarik minat industri untuk proses hilirisasi produk yang sudah melakukan serangkaian pengujian, termasuk uji termal.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Uuf Brajawidagda, berharap agar TEI 2023 yang sukses digelar di ICE BSD pekan lalu dapat menjadi ajang bagi industri untuk melihat keberadaan pendidikan vokasi melalui karya-karya yang dipamerkan. Pihaknya juga akan melakukan akuisisi kemitraan dengan tim secara langsung.
Inovasi genteng dari limbah plastik dari tim PNJ. Foto/Ist.
Proses riset terhadap limbah plastik dilakukan selama kurang lebih 6 bulan. Setelah mendapatkan Matching Fund, tim pun memulai memproduksi genteng plastik dalam waktu 2,5 bulan.
Jenni menuturkan, dia mengaku bangga bisa masuk ke dalam tim sebab mendapat banyak pengalaman dari penelitian yang dikerjakan bersama itu. "Saya jadi lebih banyak tahu. Karena apa yang dipelajari di ruang kelas, bisa saya terapin di sini," ungkapnya.
Inovasi genteng plentong berbahan plastik ini juga hadir pada pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2023. Kehadiran genteng berbasis limbah plastik di TEI ini pun untuk menarik minat industri untuk proses hilirisasi produk yang sudah melakukan serangkaian pengujian, termasuk uji termal.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Uuf Brajawidagda, berharap agar TEI 2023 yang sukses digelar di ICE BSD pekan lalu dapat menjadi ajang bagi industri untuk melihat keberadaan pendidikan vokasi melalui karya-karya yang dipamerkan. Pihaknya juga akan melakukan akuisisi kemitraan dengan tim secara langsung.
(nnz)
Lihat Juga :