Soal Pendidikan Jarak Jauh, Ketua MPR: Teriakan di Luar Sudah Kencang

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 18:02 WIB
Dikatakan mantan Ketua DPR RI ini, diperlukan tindakan yang lebih konkret dari pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan pendidikan. Mulai dari bagaimana mengatasi beban kuota paket internet untuk PJJ yang sangat memberatkan masyarakat. Belum lagi soal keluhan jaringan internet di berbagai daerah. "Juga soal gadget yang harganya tidak murah. Saya membaca di beberapa wilayah pakai HT (handy talky) untuk menghemat kuota dan mengatasi ketidakpunyaan laptop dan gadget," katanya.

Kendati begitu, kata Bamsoet, di sisi lain ada hal yang memunculkan optimisme yakni bagaimana kemauan kuat dari para orangtua agar anaknya mau belajar. "Ini kita patut bersyukur. Kita sadar betul anak-anak butuh pendidikan," tuturnya.

Sejauh ini, kata Bamsoet, langkah Mendikbud dalam menangani persoalan pendidikan di era pandemi ini belum selaras dengan keinginan masyarakat.

"Kita minta Mendikbud aware (peduli) dengan persoalan ini. Kemarin ketemu Rektor IPB bilang mahasiswa yang tidak mampu beli kuota dibantu. Kampus rata-rata bisa mengatasi lewat dana sumbangan pengurus kampus maupun kas. Tapi seringkali orangtua di tingkat SD, SMP, hingga SMA mengeluhkan iuran tidak berkurang, tapi ada tambahan biaya untuk beli kuota," katanya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!