Dorong Lahirnya Pengusaha dari Kampus, Presuniv Kolaborasi dengan Korea Selatan
Kamis, 30 November 2023 - 12:40 WIB
Dalam kesempatan yang sama, Presuniv juga menggelar seminar bertopik Entrepreneurship Seminar: Sharing Insights on Korean Youth Entrepreneurship and Humane Entrepreneurship, Senin, 28 November 2023, di Auditorium Charles Himawan, Gedung A Kampus Presuniv di Jababeka Education Park, Cikarang, Bekasi.
Baca juga: Bantu Ketersediaan Dokter di Indonesia, Presuniv Resmi Buka Fakultas Kedokteran
Seminar tersebut menghadirkan dua pembicara internasional, yakni Dr. Ayman El Tarabishy, President & CEO International Council of Small Business (ICSB) dan Kyoo-il Jo, Walikota Jinju, Korea Selatan.
Mengapa pengusaha kecil suaranya sering tak didengar oleh banyak kalangan? tanya Ayman El Tarabishy. Itu karena skala bisnisnya yang kecil maka pengusaha kecil suaranya sering tak didengar oleh banyak kalangan. Berbeda dengan pengusaha skala besar yang bisnisnya menggurita ke mana-mana.
"Tapi, fakta yang sebenarnya tidak seperti itu. Ini terjadi bila seluruh pengusaha skala kecil mampu berjejaring, sehingga jumlah mereka menjadi sangat besar. Itu sebabnya agar suaranya lebih didengar, para pengusaha kecil perlu berjejaring, membangun network, agar terlihat besar. Jadi, small is the new big," ujarnya.
Selain berjejaring, pengusaha kecil juga harus memanfaatkan teknologi. “Gunakan teknologi digital dan media sosial untuk mempromosikan usahanya, sehingga bisnis-bisnis skala kecil pun menjadi terlihat,” tegas Ayman, yang juga Deputy Chair, Department of Management George Washington School of Business, Washington DC,. Lanjut dia, kalau bisnis skala kecilnya tidak terlihat, orang pun tidak akan peduli.
Satu hal lagi, tegas Ayman, para pengusaha skala kecil ini juga harus agile. “Mereka harus lincah dan cepat merespon berbagai perubahan, termasuk yang dipicu oleh perkembangan teknologi,” tandas Ayman.
Baca juga: Bantu Ketersediaan Dokter di Indonesia, Presuniv Resmi Buka Fakultas Kedokteran
Seminar tersebut menghadirkan dua pembicara internasional, yakni Dr. Ayman El Tarabishy, President & CEO International Council of Small Business (ICSB) dan Kyoo-il Jo, Walikota Jinju, Korea Selatan.
Mengapa pengusaha kecil suaranya sering tak didengar oleh banyak kalangan? tanya Ayman El Tarabishy. Itu karena skala bisnisnya yang kecil maka pengusaha kecil suaranya sering tak didengar oleh banyak kalangan. Berbeda dengan pengusaha skala besar yang bisnisnya menggurita ke mana-mana.
"Tapi, fakta yang sebenarnya tidak seperti itu. Ini terjadi bila seluruh pengusaha skala kecil mampu berjejaring, sehingga jumlah mereka menjadi sangat besar. Itu sebabnya agar suaranya lebih didengar, para pengusaha kecil perlu berjejaring, membangun network, agar terlihat besar. Jadi, small is the new big," ujarnya.
Selain berjejaring, pengusaha kecil juga harus memanfaatkan teknologi. “Gunakan teknologi digital dan media sosial untuk mempromosikan usahanya, sehingga bisnis-bisnis skala kecil pun menjadi terlihat,” tegas Ayman, yang juga Deputy Chair, Department of Management George Washington School of Business, Washington DC,. Lanjut dia, kalau bisnis skala kecilnya tidak terlihat, orang pun tidak akan peduli.
Satu hal lagi, tegas Ayman, para pengusaha skala kecil ini juga harus agile. “Mereka harus lincah dan cepat merespon berbagai perubahan, termasuk yang dipicu oleh perkembangan teknologi,” tandas Ayman.
Lihat Juga :