5 Contoh Cerita Fabel Singkat untuk Anak, Penuh dengan Pesan Moral

Jum'at, 15 Desember 2023 - 20:49 WIB
“Tolong aku, aku berjanji tidak akan jail lagi.”

“Janji?” Gajah menekankan.

“Sekarang apakah kamu sudah sadar? Dan akan berjanji tidak akan menipu, jahil, iseng dan merugikan binatang lain?’’

“Benar Pak Gajah, saya benar-benar berjanji.’’ Gajah menjulurkan belalainya yang panjang untuk menangkap Kancil dan mengangkatnya ke atas.

“Terima kasih, Pak Gajah! Saya tidak akan pernah melupakan kebaikanmu ini” ujar kancil saat sudah sampai di atas.

Sejak itu, Kancil menjadi binatang yang sangat baik. Ia tidak lagi berbuat iseng seperti yang pernah ia lakukan pada binatang lain. Memang kita harus berhati-hati kalau bertindak. Jika tidak hati-hati akan celaka. Jika kita hati-hati kita akan selamat. Bahkan bisa menyelamatkan orang lain.

2. Anak kambing yang Cerdik



Ibu kambing tinggal bersama anaknya di dalam hutan. Suatu hari, ibu kambing mau pergi ke suatu tempat. Ia berpesan agar anaknya tidak membuka pintu rumah, kecuali untuk ibunya.

Agar anaknya tidak salah mengenali, ibu kambing mengajarkan sebuah lagu. Jika lagu itu dinyanyikan di depan pintu, berarti ibu kambinglah yang datang. Tetapi, tanpa mereka ketahui, ternyata serigala ikut mendengarkan lagu itu.

Baca juga: 10 Jenis Pantun yang Perlu Diketahui Beserta Pengertian dan Contohnya

Ibu kambing akhirnya pergi. Serigala segera datang ke depan pintu. Ia menyanyikan lagu yang didengarnya tadi. Mendengar lagu itu, anak kambing menjadi ragu. Bukankah ibunya baru saja pergi? Kok ibunya sudah kembali? Suara yang didengarnya juga tidak seperti suara ibunya. Haruskah ia membuka pintu?

Tetapi anak kambing tidak segera membuka pintu. Ia mengintip lewat celah di bawah pintu, dan melihat sepasang kaki milik serigala, Anak kambing segera berteriak.

Serigala takut teriakan anak kambing itu akan membuat binatang lain berdatangan. Dengan ketakutan, serigala pun segera pergi dari sana. Untunglah anak kambing tidak membuka pintu dan dengan cerdik memeriksa dulu siapa yang datang.

3. Persahabatan Semut dan Merpati



Suatu hari, seekor merpati melihat ada seekor semut yang terjatuh ke sungai. Semut itu berjuang sangat keras untuk berenang supaya tidak tenggelam. Melihat hal itu, Merpati tak hanya diam saja. Ia segera memetik sehelai daun di atas pohon dan dijatuhkannya ke atas sungai dekat dengan posisi semut yang hampir tenggelam.

“Semut, cepat berenang dan naiklah ke atas daun ini!” teriak Merpati.

Semut lantas berenang menuju daun dan naik di atasnya. Semut akhirnya selamat dan tidak tenggelam di sungai.

“Terima kasih, Merpati! Kau telah menyelamatkan nyawaku!” ujar Semut.

“Sama-sama, Semut!” ujar Merpati.

Sejak saat itu, Semut dan Merpati pun menjadi sahabat.

Baca juga: Pengertian Teks Cerita Sejarah, Ciri, Struktur, dan Contohnya
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!