DPR Minta Program Belajar dari Rumah Dievaluasi agar Menyenangkan

Kamis, 30 April 2020 - 18:07 WIB
"Namun yang diperlukan bukan hanya jumlah keikutsertaan siswa, tetapi perlu dievaluasi efektivitas pembelajaran itu sendiri. Saya kira survei yang sudah dilakukan KPAI sangat membantu dalam mengevaluasi efektivitas belajar dari rumah ini," tutur mantan rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya ini, Kamis (30/4/2020).(Baca juga: Pemerintah Beri Insentif dan Santunan Tenaga Medis Covid-19, Ini Besarannya )

Secara umum, lanjut Zainuddin, harus diakui bahwa para guru sudah berusaha bekerja keras selama pandemi Covid-19. Namun evaluasinya dinilai belum bisa mengantar siswa mencapai tujuan instruksional yang diinginkan. Masalahnya, mayoritas siswa mengaku tidak bisa berinteraksi dengan guru.

"Interaksi hanya terjadi ketika memberi dan menagih tugas yang bertubi-tubi. Ujungnya, siswa menilai belajar di sekolah lebih menyenangkan daripada belajar dari rumah," katanya.

Dari hasil evaluasi seperti ini, kata dia, diharapkan Kemdikbud segera mengambil langkah. Dalam hal ini, Kemendikbud harus bisa memberi kesempatan guru melakukan pelatihan secara virtual.

Sembari menjalankan tugas mengelola pendidikan jarak jauh, guru juga perlu berlatih mengelola belajar dari rumah dengan benar. "Diharapkan dari pelatihan itu, guru lebih inovatif, tidak sekadar mengisi pendidikan jarak jauh hanya dengan memberi dan menagih tugas semata," urainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!