Handa Abidin Diangkat Jadi Rektor President University
Rabu, 31 Januari 2024 - 16:45 WIB
”Dengan semakin banyaknya jumlah mahasiswa asing yang kuliah di President University, lanjut dia, “Upaya kami untuk melakukan diplomasi luar negeri dan meraih devisa melalui bidang pendidikan menjadi lebih terbuka,” terangnya.
Mahasiswa-mahasiswa yang asing yang kuliah di President University, kata Handa, setelah lulus dan kembali ke negaranya dapat menceritakan pengalamannya tentang Indonesia. Saat ini ada mahasiswa asing dari 23 negara yang kuliah di President University.
Agar lebih banyak lagi mahasiswa asing yang kuliah di sini, papar Handa, President University harus lebih go global. Untuk itu beberapa langkah yang sudah ia rencanakan. Pertama, President University harus menjalin lebih banyak lagi kerja sama dengan berbagai institusi internasional. “Institusi ini bisa perguruan tinggi, perusahaan-perusahaan multinasional, atau berbagai organisasi lainnya,” paparnya.
Kedua, harus lebih banyak lagi program studi di President University yang terakreditasi internasional. Ketiga, President University harus masuk dalam peringkat yang diterbitkan oleh berbagai lembaga pemeringkatan internasional. “Upaya untuk mewujudkan hal tersebut saat ini terus kami lakukan,” ungkapnya.
Hal lain yang menjadi perhatian Handa adalah soal pentingnya digitalisasi . Saat ini mahasiswa baru President University berasal dari Generasi Z. Mereka ini generasi yang sejak kecil sudah akrab dengan berbagai peranti digital, atau biasa disebut dengan digital native.
”Agar bisa melayani mereka dengan lebih baik, digitalisasi dan penguatan artificial intelligence (AI) di President University menjadi keharusan. Ini baik dalam proses belajar mengajar maupun berbagai aspek lainnya,” tandasnya.
Sementara sambutannya, SD Darmono mengatakan President University tak boleh berhenti mengembangkan dirinya untuk terus menjadi lebih baik. “Untuk bisa terus maju dan berkembang, kita perlu merekrut orang-orang muda,” ujarnya. Baca juga: 222 Mahasiswa Asing Raih Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang
Mahasiswa-mahasiswa yang asing yang kuliah di President University, kata Handa, setelah lulus dan kembali ke negaranya dapat menceritakan pengalamannya tentang Indonesia. Saat ini ada mahasiswa asing dari 23 negara yang kuliah di President University.
Agar lebih banyak lagi mahasiswa asing yang kuliah di sini, papar Handa, President University harus lebih go global. Untuk itu beberapa langkah yang sudah ia rencanakan. Pertama, President University harus menjalin lebih banyak lagi kerja sama dengan berbagai institusi internasional. “Institusi ini bisa perguruan tinggi, perusahaan-perusahaan multinasional, atau berbagai organisasi lainnya,” paparnya.
Kedua, harus lebih banyak lagi program studi di President University yang terakreditasi internasional. Ketiga, President University harus masuk dalam peringkat yang diterbitkan oleh berbagai lembaga pemeringkatan internasional. “Upaya untuk mewujudkan hal tersebut saat ini terus kami lakukan,” ungkapnya.
Hal lain yang menjadi perhatian Handa adalah soal pentingnya digitalisasi . Saat ini mahasiswa baru President University berasal dari Generasi Z. Mereka ini generasi yang sejak kecil sudah akrab dengan berbagai peranti digital, atau biasa disebut dengan digital native.
”Agar bisa melayani mereka dengan lebih baik, digitalisasi dan penguatan artificial intelligence (AI) di President University menjadi keharusan. Ini baik dalam proses belajar mengajar maupun berbagai aspek lainnya,” tandasnya.
Sementara sambutannya, SD Darmono mengatakan President University tak boleh berhenti mengembangkan dirinya untuk terus menjadi lebih baik. “Untuk bisa terus maju dan berkembang, kita perlu merekrut orang-orang muda,” ujarnya. Baca juga: 222 Mahasiswa Asing Raih Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang
Lihat Juga :