20 Universitas Paling Top di Indonesia Versi Webometrics 2024, Kampus Ini Lagi-Lagi Juaranya
Sabtu, 03 Februari 2024 - 08:00 WIB
Peringkat dunia: 1834
Peringkat dunia: 1848
Peringkat dunia: 1873
Peringkat dunia: 1901
Peringkat dunia: 2129
Visibilitas berkaitan dengan dampak dari konten yang diunggah pada situs kampus. Penilaian dilakukan melalui jejaring atau situs eksternal website resmi perguruan tinggi yang bersangkutan.
Universitas yang tidak memiliki server web secara penuh dalam waktu 24/7 tidak termasuk dalam kriteria ini. Selama dua bulan berturut-turut sebelum data dirilis, Webometrics akan mengirimkan sinyal pada situs universitas dan kampus yang tidak menjawabnya tidak akan masuk dalam daftar. Metode ini memiliki bobot yang paling besar yakni 50 persen dengan sumber indikator berasal dari Ahrefs Majestic.
Transparansi mengacu pada peneliti yang paling banyak dikutip dari kampus tersebut. Webometrics menilai jumlah kutipan dari 310 penulis teratas yang bersumber melalui Google Scholar Profiles. Metode ini memiliki bobot 10 persen.
Metode ini berhubungan dengan makalah yang paling banyak dikutip dari kampus tersebut di 27 bidang disiplin. Data yang diperhitungkan berjangka lima tahun dari 2018-2022. Sumber data diambil dari Scimago dan diberikan bobot 40 persen.
17. Universitas Negeri Semarang
Peringkat dunia: 1848
18. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Peringkat dunia: 1873
19. Universitas Sriwijaya
Peringkat dunia: 1901
20. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung
Peringkat dunia: 2129
3 Metode Penilaian Webometrics
1. Visibilitas
Visibilitas berkaitan dengan dampak dari konten yang diunggah pada situs kampus. Penilaian dilakukan melalui jejaring atau situs eksternal website resmi perguruan tinggi yang bersangkutan.
Universitas yang tidak memiliki server web secara penuh dalam waktu 24/7 tidak termasuk dalam kriteria ini. Selama dua bulan berturut-turut sebelum data dirilis, Webometrics akan mengirimkan sinyal pada situs universitas dan kampus yang tidak menjawabnya tidak akan masuk dalam daftar. Metode ini memiliki bobot yang paling besar yakni 50 persen dengan sumber indikator berasal dari Ahrefs Majestic.
2. Transparansi
Transparansi mengacu pada peneliti yang paling banyak dikutip dari kampus tersebut. Webometrics menilai jumlah kutipan dari 310 penulis teratas yang bersumber melalui Google Scholar Profiles. Metode ini memiliki bobot 10 persen.
3. Keunggulan
Metode ini berhubungan dengan makalah yang paling banyak dikutip dari kampus tersebut di 27 bidang disiplin. Data yang diperhitungkan berjangka lima tahun dari 2018-2022. Sumber data diambil dari Scimago dan diberikan bobot 40 persen.
(wyn)
Lihat Juga :