Hadapi Tantangan Global, CCIT FTUI Gandeng Kampus Jepang Lewat Pertukaran Pelajar

Senin, 12 Februari 2024 - 11:42 WIB
“Melalui pertukaran mahasiswa dan inisiatif bersama, kami yakin dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang memperkaya dan mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang cybersecurity, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat regional ASEAN,” imbuhnya.

Tidak hanya berdiskusi tentang pembukaan kerjasama pendidikan tersebut, Toshihiro Hirayama turut memaparkan beberapa inisiatif yang telah iU lakukan bersama Japan Network Security Association (JNSA). Kerja sama ini merupakan bagian dari program JICA untuk pengembangan cybersecurity di Asia. FTUI sendiri telah mendirikan Indonesia Cyber

Awareness and Resilience Center (IdCARE) sebagai center of excellence dan inisiatif di tingkat regional ASEAN dan sekitarnya. Hingga saat ini, IdCARE telah membantu mengembangkan SDM cybersecurity baik di dalam maupun luar negeri, seperti Timor Leste, Vietnam, Cambodia, Laos, Myanmar, Mongolia, dan Bhutan.

Diketahui, iU merupakan salah satu universitas di Jepang yang menyajikan keunikan pembelajaran dengan mengutamakan 3 pilar, yaitu bisnis, ICT, dan global communication. Perkuliahan banyak melibatkan kerja tim, proyek inovasi, kuliah tamu dari praktisi, dan magang pada entitas bisnis atau industri di Jepang.

Saat ini, iU memiliki 681 bisnis/industri dan 1028 visiting professor dari berbagai industri. Melalui program pertukaran ini, mahasiswa CCIT FTUI dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya di iU dan membuka horizon yang lebih luas untuk berkontribusi di masyarakat terutama di bidang ICT dan cybersecurity.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!