Ini 5 Politeknik yang Siap Membuka Program Doktor Terapan
Kamis, 22 Februari 2024 - 15:44 WIB
Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Muhamad Fajar Subkhan, mengatakan, dunia industri membutuhkan riset terapan dan inovasi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan industri yang kian kompleks.
"Industri ingin ada kelembagaan di perguruan tinggi yang dapat mendukung kebutuhan-kebutuhan mereka akan riset terapan. Program doktor terapan ini adalah wadah untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut," katanya, melalui siaran pers, Kamis (22/2/2024).
Dengan adanya program doktor terapan, lanjut Fajar, perguruan tinggi vokasi dapat mendukung industri dengan menghasilkan lulusan yang kompeten. Saat ini sejumlah bidang industri membutuhkan SDM dengan kapasitas dan kemampuan menghadapi tantangan dalam industri di masa depan yang semakin kompleks. Dalam pelaksanaannya nanti, program doktor terapan akan menyertakan kolaborasi dengan dunia industri. Dalam hal ini fokus riset harus mengambil topik-topik yang menjadi persoalan industri.
Baca juga: Apa Perbedaan Gelar Doktor dan PhD? Berikut Penjelasannya
"Kalau doktor akademik menghasilkan novelty keilmuan, maka doktor terapan dituntut untuk menghasilkan riset terapan dengan unsur kebaruan dan inovasi dalam rangka untuk menyelesaikan persoalan-persoalan industri,” kata Fajar Subkhan menambahkan.
"Industri ingin ada kelembagaan di perguruan tinggi yang dapat mendukung kebutuhan-kebutuhan mereka akan riset terapan. Program doktor terapan ini adalah wadah untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut," katanya, melalui siaran pers, Kamis (22/2/2024).
Dengan adanya program doktor terapan, lanjut Fajar, perguruan tinggi vokasi dapat mendukung industri dengan menghasilkan lulusan yang kompeten. Saat ini sejumlah bidang industri membutuhkan SDM dengan kapasitas dan kemampuan menghadapi tantangan dalam industri di masa depan yang semakin kompleks. Dalam pelaksanaannya nanti, program doktor terapan akan menyertakan kolaborasi dengan dunia industri. Dalam hal ini fokus riset harus mengambil topik-topik yang menjadi persoalan industri.
Baca juga: Apa Perbedaan Gelar Doktor dan PhD? Berikut Penjelasannya
"Kalau doktor akademik menghasilkan novelty keilmuan, maka doktor terapan dituntut untuk menghasilkan riset terapan dengan unsur kebaruan dan inovasi dalam rangka untuk menyelesaikan persoalan-persoalan industri,” kata Fajar Subkhan menambahkan.
Lihat Juga :