Mengenal Jurusan Sains Biomedis, Lulusannya Cepat Diterima Kerja di Bidang Kesehatan
Senin, 04 Maret 2024 - 13:32 WIB
Baca juga: Prospek Kerja Jurusan Biokimia IPB, Prodi Langka dan Satu-satunya di Indonesia
Lebih lagi, hanya empat perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki program studi ini. Keunggulan lain ini menjadikan prospek kerja lulusannya bagus dengan waktu tunggu yang minim.
Lulusannya dapat menjadi pelaku industri bahan biologis, biofarmaka, farmasi, instrumental kesehatan, laboratorium forensik, laboratorium klinik/diagnostik, institusi pendidikan, lembaga penelitian, klinik fertilitas hingga bayi tabung.
Prodi Sains Biomedis merupakan jurusan yang erat hubungannya dengan tiga bidang keilmuan, yaitu kedokteran, kedokteran hewan dan lingkungan. Dalam hal ini, keunggulan Sains Biomedis yang diusung IPB University adalah pengembangan biomedis melalui pendekatan one health yang disusul dengan kekuatan riset.
Mereka yang memiliki keahlian biomedis akan memiliki kompetensi dalam membuat dan mengembangkan obat dan serum, bekerja di laboratorium atau perusahaan pengembangan obat, atau bisa juga menjadi seorang technopreneur dengan menciptakan alat-alat medis.
Lebih lagi, hanya empat perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki program studi ini. Keunggulan lain ini menjadikan prospek kerja lulusannya bagus dengan waktu tunggu yang minim.
Lulusannya dapat menjadi pelaku industri bahan biologis, biofarmaka, farmasi, instrumental kesehatan, laboratorium forensik, laboratorium klinik/diagnostik, institusi pendidikan, lembaga penelitian, klinik fertilitas hingga bayi tabung.
Keunggulan Jurusan Sains Biomedis
Prodi Sains Biomedis merupakan jurusan yang erat hubungannya dengan tiga bidang keilmuan, yaitu kedokteran, kedokteran hewan dan lingkungan. Dalam hal ini, keunggulan Sains Biomedis yang diusung IPB University adalah pengembangan biomedis melalui pendekatan one health yang disusul dengan kekuatan riset.
Mereka yang memiliki keahlian biomedis akan memiliki kompetensi dalam membuat dan mengembangkan obat dan serum, bekerja di laboratorium atau perusahaan pengembangan obat, atau bisa juga menjadi seorang technopreneur dengan menciptakan alat-alat medis.
Lihat Juga :