Perpustakaan Merah Putih Surabaya Kembali Raih Akreditasi A

Rabu, 19 Agustus 2020 - 15:48 WIB
Bambang menjelaskan, pada masa pandemik COVID-19 visitasi akreditasi ini terpaksa diadakan secara online. Selain menggunakan daring, semua berkas penilaian dan saran dari asesor dikirim melalui e-mail. Bahkan proses akreditasi sempat tertunda kurang lebih 3 bulan.

“2017 lalu kita sudah A yang berlaku hanya 3 tahun. Jadi 19 Mei kemarin seharusnya sudah berakhir. Karena pandemi ini Perpusnas menutup akreditasi, hanya registrasi terlebih dahulu. Dan baru dilakukan pada 14 ini," jelas Bambang.

Salah satu indikator yang menjadi penilaian adalah koleksi. Ketersediaan koleksi bisa memenuhi atau tidak. "Di Perpustakaan kita menurut asesor sudah 2:1, jadi 1 judul bisa dipakai 2 orang,” tutur Bambang. (Baca juga: Tur Virtual, Cara PTN Jatim Kenalkan Kampusnya )

Menurutnya, akreditasi ini juga turut menunjang asesmen bagi program studi maupun Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi. “Yang dinilai, jumlah koleksi, pengunjung, jumlah pustakawan, peminjaman buku serta ketersediaan buku sesuai kurikulum prodi. Kunci ketersediaan ilmu adalah buku, apalagi kita lembaga pendidikan," tuturnya.

Proses pengembangan dan inovasi akan terus diupayakan untuk bisa menjadi fasilitas serta pendukung aktif dalam menimba ilmu. Sesuai saran dari asesor, sebagai Kampus Kebangsaan, perpustakaan merah putih ini diupayakan untuk menambah koleksi buku sejarah, jurnal penelitian bertemakan nilai-nilai kebangsaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!