Dikritik karena Muatan Sensitif, Kemendikbud Tegaskan Buku Panduan Sastra Tak Wajib

Jum'at, 31 Mei 2024 - 19:46 WIB
Kepala BSKAP Anindito Aditomo menegaskan Panduan Penggunaan Rekomendasi Buku Sastra sifatnya tak wajib. Foto/Pixabay.
JAKARTA - Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan ( BSKAP ), Anindito Aditomo menegaskan Panduan Penggunaan Rekomendasi Buku Sastra sifatnya tak wajib. Hal ini menyusul dugaan adanya muatan sensitif di buku tersebut.

Panduan itu dibuat sebagai alat bantu untuk mendorong guru supaya ingin menggunakan karya sastra di kelasnya. Karya sastra mana yang cocok untuk SD, untuk SMP, untuk SMA.



"Jadi ini sifatnya tidak wajib ini sifatnya adalah alat bantu. Program ini itu ingin memperkenalkan karya sastra pada anak-anak kita,"kata Anindito kepada wartawan di Jakarta, Jumat (31/5/2024).

Baca juga: Diduga Miliki Muatan Sensitif, Kemendikbudristek Kaji Kembali Buku Sastra untuk SMA
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!