Dukung Bayar Kuliah Pakai Pinjol, Menko PMK: Asal Resmi, Bisa Dipertanggungjawabkan Kenapa Tidak?
Selasa, 02 Juli 2024 - 15:54 WIB
"Itu soal penilaian kan bisa macam-macam. Wong kemarin saya bilang korban judi online bisa diberi Bansos bisa ditafsirkan penjudi dapat bansos kok, itu beneran yang menyesatkan. Buktinya itu ada kampus bagus di DKI kan sudah kerjasama untuk memberikan bantuan mahasiswa melalui pinjol kan," tandasnya.
Baca juga: Menko PMK Minta Mahasiswa Upload Ulang Berkasnya Usai Data KIP Kuliah Hilang Terdampak Serangan Ransomware
Sebelumnya, mantan Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Nizam mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan sedang mengkaji skema pembayaran kuliah dengan pinjol atau student loans yang ramah dan tidak menyebabkan lulusan dijerat utang, serta tidak gagal bayar.
Salah satu skema student loans yang sedang dikaji intens saat ini adalah Income Contingent Loans yang diterapkan di Australia, yang juga direplikasi di Inggris dan beberapa negara lain.
“Mudah-mudahan dengan skema tersebut, akses ke perguruan tinggi tidak lagi terkendala kemampuan ekonomi orangtua,” kata Nizam pada diskusi Mengupas Skema Terbaik dan Ringankan Pendanaan Mahasiswa di Universitas Yarsi, dikutip Rabu (6/3/2024).
Baca juga: Menko PMK Minta Mahasiswa Upload Ulang Berkasnya Usai Data KIP Kuliah Hilang Terdampak Serangan Ransomware
Sebelumnya, mantan Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Nizam mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Keuangan sedang mengkaji skema pembayaran kuliah dengan pinjol atau student loans yang ramah dan tidak menyebabkan lulusan dijerat utang, serta tidak gagal bayar.
Salah satu skema student loans yang sedang dikaji intens saat ini adalah Income Contingent Loans yang diterapkan di Australia, yang juga direplikasi di Inggris dan beberapa negara lain.
“Mudah-mudahan dengan skema tersebut, akses ke perguruan tinggi tidak lagi terkendala kemampuan ekonomi orangtua,” kata Nizam pada diskusi Mengupas Skema Terbaik dan Ringankan Pendanaan Mahasiswa di Universitas Yarsi, dikutip Rabu (6/3/2024).
(nnz)
Lihat Juga :