Festival Anak Muda Cakap Digital Ajak Siswa Jaga Keamanan Privasi Data Pribadi
Senin, 05 Agustus 2024 - 18:41 WIB
Baca juga: Kejahatan Digital Mengintai, Konsumen Jangan Lengah Jaga Data Pribadi
Agar data privasi aman, Eko melarang para pengguna digital memposting identitas diri di media sosial. ”Verifikasi segala informasi, permintaan atau hal yang memancing penyerahan data: NIK, NPWP, nama orangtua, alamat, PIN, nomor kartu kredit/ATM, dan tidak sembarang install aplikasi,” rincinya.
Di akhir paparannya, Eko berpesan, menjaga keamanan data privasi secara digital dapat dilakukan dengan membuat password yang kuat, gunakan autentifikasi dua faktor (2FA), dan verifikasi dua langkah di akun media sosial.
Festival literasi digital, yang diikuti siswa serta tenaga kependidikan dari SMA Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Kota Baubau ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terkait pentingnya menjaga privasi dan keamanan data pribadi di berbagai platform digital. Tujuannya, dapat membuka wawasan, baik kepada siswa maupun tenaga kependidikan.
Dari sudut pandang berbeda, key opinion leader Akbar Randi menyebut ada tiga ancaman dalam beraktivitas digital. Yakni, ancaman privasi, keamanan dan gangguan. Adapun tips untuk menjaga keamanan digital, salah satunya adalah tidak menggunakan Wifi publik.
Agar data privasi aman, Eko melarang para pengguna digital memposting identitas diri di media sosial. ”Verifikasi segala informasi, permintaan atau hal yang memancing penyerahan data: NIK, NPWP, nama orangtua, alamat, PIN, nomor kartu kredit/ATM, dan tidak sembarang install aplikasi,” rincinya.
Di akhir paparannya, Eko berpesan, menjaga keamanan data privasi secara digital dapat dilakukan dengan membuat password yang kuat, gunakan autentifikasi dua faktor (2FA), dan verifikasi dua langkah di akun media sosial.
Festival literasi digital, yang diikuti siswa serta tenaga kependidikan dari SMA Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Kota Baubau ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terkait pentingnya menjaga privasi dan keamanan data pribadi di berbagai platform digital. Tujuannya, dapat membuka wawasan, baik kepada siswa maupun tenaga kependidikan.
Dari sudut pandang berbeda, key opinion leader Akbar Randi menyebut ada tiga ancaman dalam beraktivitas digital. Yakni, ancaman privasi, keamanan dan gangguan. Adapun tips untuk menjaga keamanan digital, salah satunya adalah tidak menggunakan Wifi publik.
Lihat Juga :