Rasa Keingintahuan Besar, Gen Z Mudah Terjerumus ke Hal Negatif
Selasa, 10 September 2024 - 17:10 WIB
Salah satu tantangan Gen Z di tengah rasa keingintahuannya yang sangat tinggi adalah mudah terjerumus pada hal-hal negatif. Foto ilustrasi/Ist
JAKARTA - Generasi Z atau generasi digital, saat ini merupakan generasi yang sudah terbiasa dengan dunia digital. Mereka cenderung lebih cepat dan mudah memahami perkembangan teknologi digital. Peralatan digital dan akses informasi yang membanjir, menciptakan sejumlah peluang dan tantangan.
Salah satu kelebihan generasi digital (Gen Z) dibandingkan generasi lainnya, yakni mudah mengarahkan potensi tersebut untuk mendukung kegiatan pembelajaran, seperti membuat animasi atau tampilan pembelajaran yang lebih menarik.
”Meski begitu, peluang tersebut memiliki tantangannya tersendiri. Karena keingintahuan Gen Z yang sangat tinggi juga mudah terjerumus pada hal-hal negatif, seperti pornografi dan jaringan terlarang,” jelas Kepala Seksi SMA dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya Noviana Idaningrum dalam webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Selasa (10/9/2024).
Noviana mengatakan, karakter Gen Z yang mudah dan cepat belajar itu, memudahkan tenaga didik dan anak didik memperoleh dan memperkaya materi pembelajaran. ”Tantangannya, ialah banyaknya informasi yang tidak valid dan hoaks dapat menimbulkan masalah hukum dan sosial,” imbuhnya.
Salah satu kelebihan generasi digital (Gen Z) dibandingkan generasi lainnya, yakni mudah mengarahkan potensi tersebut untuk mendukung kegiatan pembelajaran, seperti membuat animasi atau tampilan pembelajaran yang lebih menarik.
”Meski begitu, peluang tersebut memiliki tantangannya tersendiri. Karena keingintahuan Gen Z yang sangat tinggi juga mudah terjerumus pada hal-hal negatif, seperti pornografi dan jaringan terlarang,” jelas Kepala Seksi SMA dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya Noviana Idaningrum dalam webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Selasa (10/9/2024).
Noviana mengatakan, karakter Gen Z yang mudah dan cepat belajar itu, memudahkan tenaga didik dan anak didik memperoleh dan memperkaya materi pembelajaran. ”Tantangannya, ialah banyaknya informasi yang tidak valid dan hoaks dapat menimbulkan masalah hukum dan sosial,” imbuhnya.
Lihat Juga :