Kembangkan Ubi Jalar Produk Unggulan, Ubaya Dorong Pemanfaatan Teknologi produksi
Kamis, 26 September 2024 - 13:15 WIB
Baca juga: Ubaya Peringkat 3 PTS Penerima Dana Pengabdian Masyarakat Terbanyak 2021
Tim ini terdiri dari Gunawan,Ph.D, dari Jurusan Teknik industri sebagai ketua tim, Zunairoh, M.SM., dari Jurusan Manajemen, Ardhia Deasy Rosita Dewi, M.Sc., dari Prodi Biologi Universitas Surabaya, dan Dr. Moh. Arif Batutah, Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Tujuan tim Ubaya ini adalah mengembangkan program peningkatan dan pengembangan produk unggulan daerah berbasis ubi jalar dengan pemanfaatan teknologi produksi dan informasi.
Program Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) tersebut mendapat support pendanaan Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek).
Menurut ketua tim PM-UPUD Ubaya, Gunawan, Ph.D, program bertujuan mengembangkan produk berbasis ubi jalar yang hasil panennya melimpah. Beberapa teknologi yang diadopsi antara lain teknologi produksi tepung, pembangkit listrik tenaga surya, dan sistem informasi penjualan dengan mesin kasir pintar, ditujukan meningkatkan daya saing UMKM.
“Pertanian ubi jalar memiliki karakteristik unggul yaitu umur panen pendek, hanya sekitar 4 sampai 5 bulan, serta produktivitasnya relatif tinggi yaitu 20-40 ton/ha. Sebagai bahan pangan, ubi jalar memiliki keunggulan yaitu rendah gula, memiliki kandungan vitamin A, serat, dan zat antioksidan yang baik bagi kesehatan. Ubi jalar juga bebas gluten sehingga aman untuk dikonsumsi bagi orang yang sensitif terhadap gluten,” ujarnya..
Tim ini terdiri dari Gunawan,Ph.D, dari Jurusan Teknik industri sebagai ketua tim, Zunairoh, M.SM., dari Jurusan Manajemen, Ardhia Deasy Rosita Dewi, M.Sc., dari Prodi Biologi Universitas Surabaya, dan Dr. Moh. Arif Batutah, Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Tujuan tim Ubaya ini adalah mengembangkan program peningkatan dan pengembangan produk unggulan daerah berbasis ubi jalar dengan pemanfaatan teknologi produksi dan informasi.
Program Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) tersebut mendapat support pendanaan Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek).
Menurut ketua tim PM-UPUD Ubaya, Gunawan, Ph.D, program bertujuan mengembangkan produk berbasis ubi jalar yang hasil panennya melimpah. Beberapa teknologi yang diadopsi antara lain teknologi produksi tepung, pembangkit listrik tenaga surya, dan sistem informasi penjualan dengan mesin kasir pintar, ditujukan meningkatkan daya saing UMKM.
“Pertanian ubi jalar memiliki karakteristik unggul yaitu umur panen pendek, hanya sekitar 4 sampai 5 bulan, serta produktivitasnya relatif tinggi yaitu 20-40 ton/ha. Sebagai bahan pangan, ubi jalar memiliki keunggulan yaitu rendah gula, memiliki kandungan vitamin A, serat, dan zat antioksidan yang baik bagi kesehatan. Ubi jalar juga bebas gluten sehingga aman untuk dikonsumsi bagi orang yang sensitif terhadap gluten,” ujarnya..
Lihat Juga :