UGM Dorong Kewirausahaan Mahasiswa Lewat Inkubator Bisnis
Jum'at, 11 Oktober 2024 - 15:40 WIB
Wening menegaskan, UGM akan terus bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Kementerian Koperasi dan UKM dan juga Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (KAFEGAMA) untuk bisa terus mengembangkan UKM.
Baca juga: Program Kampus Merdeka Ini Sudah Buka Pendaftaran, Cocok untuk yang Suka Wirausaha
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan, program entrepreneur hub ini memang diajak bekerja sama sebagai upaya untuk menjadikan sivitas akademika ini ebagai pabrik wirausaha untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Saya sering melihat di berbagai negara lain bagaimana kewirausahaan di rancang secara strategis by design dari kalangan perguruan tinggi berbasis riset dan inovasi di sinilah peran besar universitas seperti UGM mahasiswa yang memiliki bisnis harus dibimbing lewat lembaga inkubasi untuk mengembangkan bisnisnya sehingga ketika lulus mahasiswa akan siap menjadi seorang pebisnis yang andal,” kata Teten.
Teten menambahkan, program entrepreneur hub yang melibatkan kampus ini juga menjadi ajang untuk mengembangkan ekosistem bisnis bagi pelaku UMKM dengan melibatkan berbagai stakeholder.
Kata Teten, saat ini sudah ada 500 startup dari anak muda yang terhubung lewat entrepreneur hub yang juga dipertemukan dengan investor dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Jepang, Belanda dan Australia guna meningkatkan produk UMKM berdaya saing global.
Baca juga: Program Kampus Merdeka Ini Sudah Buka Pendaftaran, Cocok untuk yang Suka Wirausaha
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan, program entrepreneur hub ini memang diajak bekerja sama sebagai upaya untuk menjadikan sivitas akademika ini ebagai pabrik wirausaha untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Saya sering melihat di berbagai negara lain bagaimana kewirausahaan di rancang secara strategis by design dari kalangan perguruan tinggi berbasis riset dan inovasi di sinilah peran besar universitas seperti UGM mahasiswa yang memiliki bisnis harus dibimbing lewat lembaga inkubasi untuk mengembangkan bisnisnya sehingga ketika lulus mahasiswa akan siap menjadi seorang pebisnis yang andal,” kata Teten.
Teten menambahkan, program entrepreneur hub yang melibatkan kampus ini juga menjadi ajang untuk mengembangkan ekosistem bisnis bagi pelaku UMKM dengan melibatkan berbagai stakeholder.
Kata Teten, saat ini sudah ada 500 startup dari anak muda yang terhubung lewat entrepreneur hub yang juga dipertemukan dengan investor dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Jepang, Belanda dan Australia guna meningkatkan produk UMKM berdaya saing global.
Lihat Juga :