Perkuat Pendidikan Vokasi, 11 Politeknik Kerja Sama dengan Industri China

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 09:00 WIB
"Total kontribusi dari 6 industri dan agensi Cina ini mencapai 68 juta reminbi atau sekitar Rp170 miliar mencakup beasiswa, pembangunan workshop, program pelatihan, pencarian kerja, hingga transfer teknologi," kata Adi di sela penandatanganan kerja sama di Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 di ICE BSD, Jumat (11/10/2024).

Baca juga: Cetak SDM Industri Berkualitas, Menperin Resmikan Gedung Baru SMK-SMAK Bogor

Dia menekankan, kerja sama ini adalah untuk mendorong inovasi dan pembelajaran yang berkelanjutan di pendidikan tinggi vokasi Indonesia.

Fokus kerja sama ini meliputi teknologi, pertanian, dan kesehatan, yang diharapkan akan berdampak pada inovasi dan penguasaan rantai pasok di masa depan. Dengan kerja sama jangka panjang ini, diharapkan produk inovasi pendidikan tinggi vokasi Indonesia dapat dikenal di pasar internasional.

Asisten Deputi Bidang Bantuan dan Subsidi Tepat Sasaran Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Enda Wulandari mengapresiasi dukungan Kemendikbudristek yang memfasilitasi kerja sama politeknik dengan industri di China tersebut.

"Kita akan terus melibatkan dan mendukung kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, mengisi ruang-ruang yang ada dalam pengisian tenaga kerja sesuai dengan peningkatan teknologi," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!