Atip Latipulhayat, Waketum PP Persis yang Dipercaya Prabowo Menjadi Wamen Dikdasmen
Rabu, 23 Oktober 2024 - 15:35 WIB
Sebagai ulama, berbagai pikiran dan gagasannya tentang persoalan-persoalan keagamaan dan kebangsaan dapat ditemukan dalam berbagai buku, jurnal, majalah, dan website. Seperti dalam buku Persis di Era Millenium Kedua, atau dalam beberapa edisi tabloid bulanan Ar-Risalah, portal website maupun dari rekaman ceramah-ceramahnya di kanal YouTube.
Pria kelahiran 28 Juli 1964 itu merupakan santri lulusan Pondok Pesantren Persis 91 Tasikmalaya, Jawa Barat. Semasa muda, Atip merupakan murid langsung dari KH. Mohammad Natsir dan KH. E. Abdurrahman yang merupakan tokoh utama ormas Persis.
Sebelum menjabat Wakil Ketua Umum PP Persis, Atip bukanlah orang baru di Persatuan Islam. Ia mengawali karier organisasinya dari level kepemudaan di Persis. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Umum PP Pemuda Persis dari tahun 1995 hingga tahun 2000.
Pada tahun 2002, Atip bersama para tokoh Persis lainnya menginisiasi berdirinya LAZ Persis (Lembaga Amil Zakat Persatuan Islam) dan ditunjuk sebagai direktur pertama pada lembaga filantropi tersebut.
Atip juga berkontribusi besar dalam mengorganisasi ormas Persis menuju arah yang lebih modern dalam pengelolaan keorganisasian saat diamanahi sebagai Ketua Bidang Jam'iyyah PP Persis pada 2007-2010 di bawah kepemimpinan Ketua Umum KH Shiddiq Amin.
Atip juga dikenal sosok ulama yang dekat dengan akar rumput jemaah Persis. Dirinya tak segan-segan kembali ke basis jemaah untuk memimpin Pimpinan Cabang di tingkat kecamatan, di lingkungan tempat tinggalnya. Dia pernah menjadi Ketua PC Persis Gedebage Kota Bandung.
Pada Muktamar XVI Persis Tahun 2022 di Bandung, Atip ditunjuk oleh Ketua Umum PP Persis KH Jeje Zaenudin, sebagai Wakil Ketua Umum PP Persis Periode 2022-2027.
Pria kelahiran 28 Juli 1964 itu merupakan santri lulusan Pondok Pesantren Persis 91 Tasikmalaya, Jawa Barat. Semasa muda, Atip merupakan murid langsung dari KH. Mohammad Natsir dan KH. E. Abdurrahman yang merupakan tokoh utama ormas Persis.
Sebelum menjabat Wakil Ketua Umum PP Persis, Atip bukanlah orang baru di Persatuan Islam. Ia mengawali karier organisasinya dari level kepemudaan di Persis. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Umum PP Pemuda Persis dari tahun 1995 hingga tahun 2000.
Pada tahun 2002, Atip bersama para tokoh Persis lainnya menginisiasi berdirinya LAZ Persis (Lembaga Amil Zakat Persatuan Islam) dan ditunjuk sebagai direktur pertama pada lembaga filantropi tersebut.
Atip juga berkontribusi besar dalam mengorganisasi ormas Persis menuju arah yang lebih modern dalam pengelolaan keorganisasian saat diamanahi sebagai Ketua Bidang Jam'iyyah PP Persis pada 2007-2010 di bawah kepemimpinan Ketua Umum KH Shiddiq Amin.
Atip juga dikenal sosok ulama yang dekat dengan akar rumput jemaah Persis. Dirinya tak segan-segan kembali ke basis jemaah untuk memimpin Pimpinan Cabang di tingkat kecamatan, di lingkungan tempat tinggalnya. Dia pernah menjadi Ketua PC Persis Gedebage Kota Bandung.
Pada Muktamar XVI Persis Tahun 2022 di Bandung, Atip ditunjuk oleh Ketua Umum PP Persis KH Jeje Zaenudin, sebagai Wakil Ketua Umum PP Persis Periode 2022-2027.
Lihat Juga :