Lewat Menggambar, Anak Dapat Latihan Keterampilan Hidup dan Kreativitas Sejak Dini
Senin, 28 Oktober 2024 - 18:56 WIB
Ia menekankan bahwa menggambar mampu melatih kedisiplinan, terutama ketika anak-anak belajar untuk merapikan alat gambar mereka setelah selesai berkarya. Aktivitas ini melibatkan tanggung jawab, kebiasaan yang baik, dan kemandirian.
Selain itu, imajinasi anak-anak semakin diasah melalui menggambar. Yandramin memberikan contoh, seorang dokter yang mampu menjelaskan kondisi medis dengan ilustrasi akan lebih mudah menjembatani komunikasi dengan pasiennya. Tidak hanya di bidang medis, keterampilan visual ini juga bermanfaat bagi profesi lain, seperti wartawan, pebisnis, atau profesi apa pun yang membutuhkan penyampaian informasi yang efektif.
Melalui lomba menggambar ini, Faber-Castell berharap semakin banyak orang tua yang memahami bahwa menggambar dan mewarnai bukan hanya kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga sarana pendidikan yang kaya manfaat dan terjangkau.
Di sisi lain, PT Faber-Castell Indonesia kembali menggelar lomba menggambar "Family Art Competition," yang tak hanya bertujuan mendorong kreativitas anak, tetapi juga mempererat hubungan orang tua dan anak melalui waktu berkualitas bersama. Yandramin menjelaskan bahwa lomba ini memiliki dua dasar utama, yakni peran penting orang tua dalam pendidikan anak dan penciptaan momen-momen berharga.
Menurut Yandramin, peran orang tua tidak terbatas pada dukungan material, tetapi juga hadir secara langsung dalam proses perkembangan anak, terutama di luar pendidikan formal.
"Sebagian besar waktu anak dihabiskan di rumah. Jadi, orang tua sebaiknya meluangkan waktu bersama anak untuk membangun ikatan yang lebih erat, bukan sekadar menonton bersama, tapi betul-betul menciptakan momen kebersamaan yang bermakna," ujarnya.
Kegiatan menggambar bersama dalam lomba ini diharapkan menjadi kesempatan bagi keluarga untuk bekerja sebagai tim, menghabiskan waktu berkualitas, dan menciptakan kenangan indah yang akan terus dikenang oleh anak saat mereka tumbuh dewasa.
Selain itu, imajinasi anak-anak semakin diasah melalui menggambar. Yandramin memberikan contoh, seorang dokter yang mampu menjelaskan kondisi medis dengan ilustrasi akan lebih mudah menjembatani komunikasi dengan pasiennya. Tidak hanya di bidang medis, keterampilan visual ini juga bermanfaat bagi profesi lain, seperti wartawan, pebisnis, atau profesi apa pun yang membutuhkan penyampaian informasi yang efektif.
Melalui lomba menggambar ini, Faber-Castell berharap semakin banyak orang tua yang memahami bahwa menggambar dan mewarnai bukan hanya kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga sarana pendidikan yang kaya manfaat dan terjangkau.
Di sisi lain, PT Faber-Castell Indonesia kembali menggelar lomba menggambar "Family Art Competition," yang tak hanya bertujuan mendorong kreativitas anak, tetapi juga mempererat hubungan orang tua dan anak melalui waktu berkualitas bersama. Yandramin menjelaskan bahwa lomba ini memiliki dua dasar utama, yakni peran penting orang tua dalam pendidikan anak dan penciptaan momen-momen berharga.
Menurut Yandramin, peran orang tua tidak terbatas pada dukungan material, tetapi juga hadir secara langsung dalam proses perkembangan anak, terutama di luar pendidikan formal.
"Sebagian besar waktu anak dihabiskan di rumah. Jadi, orang tua sebaiknya meluangkan waktu bersama anak untuk membangun ikatan yang lebih erat, bukan sekadar menonton bersama, tapi betul-betul menciptakan momen kebersamaan yang bermakna," ujarnya.
Kegiatan menggambar bersama dalam lomba ini diharapkan menjadi kesempatan bagi keluarga untuk bekerja sebagai tim, menghabiskan waktu berkualitas, dan menciptakan kenangan indah yang akan terus dikenang oleh anak saat mereka tumbuh dewasa.
Lihat Juga :