Pertama di Indonesia, UBM Luncurkan Prodi Kecerdasan Buatan
Kamis, 07 November 2024 - 11:57 WIB
Universitas Bunda Mulia meluncurkan program studi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence). Foto/UBM.
JAKARTA - Universitas Bunda Mulia meluncurkan program studi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence). Program Studi ini adalah prodi Artificial Intelligence (AI) yang pertama di Indonesia.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Prof. Dr. Toni Toharudin menyampaikan, ini menjadi tonggak sejarah bagi pendidikan tinggi karena perguruan tinggi swasta baru Universitas Bunda Mulia (UBM) membuka program studi Artificial Intelligence yang pertama di Indonesia.
Baca juga: Tingkatkan Kemampuan Siswa SMK, Platform AI Diluncurkan di Solo
“Ini menjadi sebuah bukti bahwa Universitas Bunda Mulia (UBM) berada di garis terdepan dalam berinovasi untuk menjawab tantangan zaman saat ini,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (11/7/2024).
Program Studi Kecerdasan Buatan di UBM akan menawarkan kurikulum yang komprehensif, mencakup mata kuliah seperti Dasar-Dasar Kecerdasan Buatan, Algoritma Pembelajaran Mesin, Pemrosesan Bahasa Alami, Sistem Pakar, Etika dan Tanggung Jawab dalam AI.
Baca juga: Google Ungkap Rahasia: 25% Kode Baru Buatan AI, Gimana Nasib Programmer?
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Prof. Dr. Toni Toharudin menyampaikan, ini menjadi tonggak sejarah bagi pendidikan tinggi karena perguruan tinggi swasta baru Universitas Bunda Mulia (UBM) membuka program studi Artificial Intelligence yang pertama di Indonesia.
Baca juga: Tingkatkan Kemampuan Siswa SMK, Platform AI Diluncurkan di Solo
“Ini menjadi sebuah bukti bahwa Universitas Bunda Mulia (UBM) berada di garis terdepan dalam berinovasi untuk menjawab tantangan zaman saat ini,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (11/7/2024).
Program Studi Kecerdasan Buatan di UBM akan menawarkan kurikulum yang komprehensif, mencakup mata kuliah seperti Dasar-Dasar Kecerdasan Buatan, Algoritma Pembelajaran Mesin, Pemrosesan Bahasa Alami, Sistem Pakar, Etika dan Tanggung Jawab dalam AI.
Baca juga: Google Ungkap Rahasia: 25% Kode Baru Buatan AI, Gimana Nasib Programmer?
Lihat Juga :