Wujudkan Satu Data Nusantara, Perpusnas Kerja Sama dengan Jerman
Sabtu, 23 November 2024 - 18:27 WIB
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menjalin kerja sama dengan Staatsbibliothek zu Berlin, Jerman. Foto/Perpusnas.
JAKARTA - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia ( Perpusnas ) menjalin kerja sama dengan Staatsbibliothek zu Berlin, Jerman. Jalinan kerja sama bidang perpustakaan ini merupakan tindak lanjut implementasi dari salah satu program Prioritas Nasional Perpusnas 2024 yaitu pengarusutamaan naskah Nusantara.
Hal ini untuk mewujudkan satu data naskah Nusantara yang tersebar di seluruh dunia. Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan Plt. Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz dan Direktur Jenderal Staatsbibliothek zu Berlin Achim Bonte di Gedung Staatsbibliothek zu Berlin, Jerman, pada Rabu (20/11/2024).
Plt. Kepala Perpusnas didampingi oleh Sekretaris Utama Joko Santoso, Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Sri Marganingsih, Kepala Bagian Umum Chaerul Umam, dan Pustakawan Anastasia Linawati.
"Saat ini Perpusnas berfokus pada tiga program Prioritas Nasional. Pertama peningkatan kegemaran membaca, membangun kebiasaan membaca dan meningkatkan literasi, dua tentang pengarusutamaan naskah Nusantara, dan ketiga standardisasi perpustakaan," terang Aminudin, melalui siaran pers, Sabtu (23/11/2024).
Hal ini untuk mewujudkan satu data naskah Nusantara yang tersebar di seluruh dunia. Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan Plt. Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz dan Direktur Jenderal Staatsbibliothek zu Berlin Achim Bonte di Gedung Staatsbibliothek zu Berlin, Jerman, pada Rabu (20/11/2024).
Plt. Kepala Perpusnas didampingi oleh Sekretaris Utama Joko Santoso, Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Sri Marganingsih, Kepala Bagian Umum Chaerul Umam, dan Pustakawan Anastasia Linawati.
"Saat ini Perpusnas berfokus pada tiga program Prioritas Nasional. Pertama peningkatan kegemaran membaca, membangun kebiasaan membaca dan meningkatkan literasi, dua tentang pengarusutamaan naskah Nusantara, dan ketiga standardisasi perpustakaan," terang Aminudin, melalui siaran pers, Sabtu (23/11/2024).
Lihat Juga :