Cetak Hattrick, Tim Sapuangin ITS Raih Juara di Shell Eco Marathon Qatar 2025

Jum'at, 14 Februari 2025 - 08:04 WIB
Perlombaan on-track menguji efisiensi bahan bakar setiap kendaraan, yang diklasifikasikan dalam dua kategori utama: Urban Concept dan Prototype. Masing-masing kategori ini dibagi lagi ke dalam tiga jenis sumber energi, yakni Internal Combustion Engine (ICE), Battery-Electric, dan Hydrogen Fuel Cell. Selain itu, kendaraan peserta juga dinilai dalam kompetisi off-track berdasarkan desain, data, emisi, keamanan, serta inovasi teknis.

External Relations Tim Sapuangin, Daffantara Notarizhenko, mengungkapkan bahwa Sapuangin XI EVO 4 berhasil meraih posisi pertama di kategori on-track dengan efisiensi bahan bakar mencapai 513 kilometer per liter. Pencapaian ini melampaui rekor sebelumnya yang hanya mencapai 482 kilometer per liter.

Baca juga: Dukung Transisi Energi Bersih, Perguruan Tinggi Jadi Motor Penggerak Inovasi Kendaraan Listrik

“Ini merupakan rekor baru bagi kami dalam kompetisi yang berlangsung di ibu kota Qatar,” ujar mahasiswa yang akrab disapa Jeko dalam siaran pers, Jumat (14/2/2025).

Dengan kemenangan ini, Sapuangin XI EVO 4 melaju ke tahap berikutnya, yaitu Regional Championship, di mana mereka akan berhadapan dengan tiga besar dari setiap kategori bahan bakar dalam Urban Concept. “Kami siap bersaing kembali di Regional Championship melawan tim terbaik lainnya dalam kategori yang sama,” tambah Jeko.

Namun, dalam upaya mempertahankan gelar di Regional Championship, tim menghadapi tantangan teknis di awal balapan serta kondisi angin kencang yang kurang menguntungkan. General Manager Tim Sapuangin ITS, Yudhistira Kahar, menyatakan bahwa meskipun menghadapi kendala tersebut, tim tetap berhasil mempertahankan gelar juara Urban Concept ICE sekaligus mencetak rekor baru. “Kami tetap bangga dengan pencapaian ini,” katanya.

Tak hanya unggul di lintasan balapan, Tim Sapuangin ITS juga meraih prestasi dalam kompetisi off-track. Mereka memenangkan juara pertama dalam kategori Vehicle Design serta meraih posisi kedua dalam kategori Data and Telemetry. “Kami mengusung inovasi baru dengan memanfaatkan komposit karbon dari kayu bekas boks pengiriman pada bagian kemudi, yang berkontribusi terhadap kemenangan kami,” jelas seorang anggota tim dari Departemen Teknik Mesin ITS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!