Wamenag Kunjungi Menteri Hukum, Bahas Pemekaran Ditjen Pendidikan Islam
Kamis, 27 Februari 2025 - 14:27 WIB
Wamenag Kunjungi Menteri Hukum, Bahas Pemekaran Ditjen Pendidikan Islam/Kemenag
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i membahas rencana transformasi pendidikan agama dan keagamaan dan pemekaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dengan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Kantor Kementerian Hukum, Jakarta Selatan. Wamenag mengungkapkan bahwa saat ini Naskah Akademik (NA) terkait transformasi pendidikan ini sedang disusun. "Jadi ini Naskah Akademik sedang disusun. Dan kami sedang mendalami tahapannya seperti apa agar hukumnya lebih mumpuni," ungkap Romo Muhammad Syafi'i, Rabu (22/2/2025).
Wakil Menteri Agama Romo Syafi'i menyoroti ketimpangan struktur organisasi dan birokrasi yang menaungi pendidikan tinggi umum dan pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia. Menurutnya, perbedaan alokasi anggaran antara perguruan tinggi umum dan perguruan tinggi keagamaan (PTK) sangat mencolok.
Baca Juga: Ramadan Makin Dekat, Begini Jam Belajar Siswa Madrasah
Itu bukan rahasia lagi, anggaran untuk UI (Universitas Indonesia), itu sama dengan anggaran untuk 12 UIN (Universitas Islam Negeri). Karena UI di bawah menteri. sementara PTK Kemenag di bawah Direktur, yaitu Direktur Pendidikan Tinggi. Wamenag berharap strukturnya bisa ditingkatkan menjadi setingkat Direktorat Jenderal.
Wamenag Romo Syafi'i mengungkapkan rencana untuk menata ulang struktur pendidikan Islam di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Islam akan dimekarkan menjadi beberapa Direktorat Jenderal baru.
"Jadi Ditjen Pendidikan Islam itu mau dimekarkan jadi Ditjen Pendidikan Tinggi Keagamaan, Ditjen Pondok Pesantren, Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Keagamaan, Ditjen PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Lalu akan didirikan juga Fakultas Industri Halal, menambah satu direktorat vokasi, dan mengubah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Keterampilan menjadi MAN Kejuruan," jelasnya.
Wakil Menteri Agama Romo Syafi'i menyoroti ketimpangan struktur organisasi dan birokrasi yang menaungi pendidikan tinggi umum dan pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia. Menurutnya, perbedaan alokasi anggaran antara perguruan tinggi umum dan perguruan tinggi keagamaan (PTK) sangat mencolok.
Baca Juga: Ramadan Makin Dekat, Begini Jam Belajar Siswa Madrasah
Itu bukan rahasia lagi, anggaran untuk UI (Universitas Indonesia), itu sama dengan anggaran untuk 12 UIN (Universitas Islam Negeri). Karena UI di bawah menteri. sementara PTK Kemenag di bawah Direktur, yaitu Direktur Pendidikan Tinggi. Wamenag berharap strukturnya bisa ditingkatkan menjadi setingkat Direktorat Jenderal.
Wamenag Romo Syafi'i mengungkapkan rencana untuk menata ulang struktur pendidikan Islam di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Islam akan dimekarkan menjadi beberapa Direktorat Jenderal baru.
"Jadi Ditjen Pendidikan Islam itu mau dimekarkan jadi Ditjen Pendidikan Tinggi Keagamaan, Ditjen Pondok Pesantren, Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Keagamaan, Ditjen PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Lalu akan didirikan juga Fakultas Industri Halal, menambah satu direktorat vokasi, dan mengubah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Keterampilan menjadi MAN Kejuruan," jelasnya.
Lihat Juga :