IBS Gelar Webinar Riset dan Inovasi selama Masa New Normal

Jum'at, 04 September 2020 - 21:09 WIB
Menurut Kusumaningtuti, konsep riset adalah mencari sesuatu yang baru yang selama ini belum ada. Sedangkan konsep inovasi adalah sebagai penemuan sesuatu yang baru dan relevan. "Jadi riset dan inovasi sebenarnya dua hal yang tidak bisa dielakkan terutama bagi civitas academica di perguruan tinggi dan lembaga riset lainnya," jelas Kusumaningtuti. (Baca juga: Kemendikbud Anggarkan Rp4,4 T untuk Kampus Merdeka Tahun Depan )

Sementara itu, Bambang Brodjonegoro menyebutkan sebelum COVID-19 terjadi telah menujukan pelemahan ekonomi global yang disebabkan perang dagang antar Amerika dan Cina sehingga menimbulkan ketidakpastian di berbagai dunia. Kemudian wabah COVID-19 juga menimbulkan pelemahan ekonomi.

"Ekonomi yang konvensional membutuhkan interaksi tatap muka dan komunikasi langsung antar manusia. Karena adanya pandemi menjadi terintruksi, otomatis ketika terjadi kontraksi ekonomi, dunia dihadapkan pada kenyataan bahwa resesi global harus segera diatasi," jelasnya.

Untuk mengatasi pelemahan ekonomi ini, harus menempuh dua cara. Dari segi kesehatan, dimana serangan COVID-19 harus segera ditangani, maupun dari segi ekonominya. Untuk mengatasi COVID-19 tidak mudah, karena merupakan virus baru dan belum ada obat secara resmi yang datang mengatasinya.

"Pengembangan vaksi berpacu dengan waktu dan berhadapan dengan ketidakpastian, karena tidak ada yang menjamin bahwa vaksin yang dikembangkan saat ini bisa manjur meningkatkan daya tahan tubuh dalam menghadapi Covid-19," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!