8 Fakta Menarik Ki Hajar Dewantara yang Wajib Kamu Tahu di Hari Pendidikan Nasional

Jum'at, 02 Mei 2025 - 07:00 WIB
Baca juga: Apakah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2025 Sekolah Libur?

Meski berasal dari kalangan ningrat, ia dikenal membela hak-hak rakyat kecil dalam memperoleh pendidikan yang adil.

3. Riwayat Pendidikan Ki Hajar Dewantara

Pendidikan awalnya ditempuh di Europeesche Lagere School (ELS), lalu dilanjutkan ke School tot Opleiding voor Inlandsche Artsen (STOVIA). Sayangnya, ia tidak menyelesaikan studinya di STOVIA karena alasan kesehatan. Meski demikian, pengalaman pendidikannya menjadi pondasi kuat dalam merancang sistem pendidikan yang inklusif dan nasionalis.

Baca juga: Pedoman Upacara Bendera Hardiknas 2025 Sesuai Aturan Kemendikdasmen

4. Pendiri Perguruan Taman Siswa

Pada tahun 1922, Ki Hajar Dewantara mendirikan National Onderwijs Instituut Taman Siswa di Yogyakarta. Lembaga pendidikan ini membuka akses belajar bagi rakyat pribumi yang sebelumnya termarginalkan oleh sistem pendidikan kolonial. Taman Siswa dikenal dengan pendekatannya yang menanamkan nilai kebangsaan, kemandirian, dan kebebasan berpikir dalam proses belajar-mengajar.

5. Warisan dan Peringatan Hari Pendidikan Nasional

Ki Hajar Dewantara wafat pada 26 April 1959. Meski telah tiada, warisan perjuangannya terus hidup. Namanya diabadikan sebagai nama jalan, museum, hingga kapal perang TNI. Ia juga tampil dalam uang kertas edisi 1998. Konsep pendidikannya menjadi dasar filosofi sistem pendidikan Indonesia hingga saat ini.

6. Filosofi Pendidikan: Tut Wuri Handayani

Trilogi pendidikan yang diperkenalkan oleh Ki Hajar Dewantara masih digunakan hingga kini, yaitu:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!