Kemendikti Canangkan Program Revitalisasi PTN BH, Apa Alasannya?
Rabu, 02 Juli 2025 - 06:30 WIB
“Penandatanganan kontrak ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan merupakan wujud komitmen bersama untuk menghadirkan perguruan tinggi yang berdaya saing global melalui tata-kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada dampak,” tegasnya, melalui siaran pers, Rabu (2/7/2025).
Lebih lanjut ia menambahkan, PTN-BH dituntut menjadi pionir dalam menciptakan ekosistem yang mendorong inovasi, kolaborasi lintas-sektor, serta penguatan kapasitas kelembagaan. Program ini diharapkan menjadi momentum akseleratif untuk memperluas capaian transformasi pendidikan tinggi yang telah dirintis dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Fateta IPB Jadi Sekolah Teknik, DPR: Hormati Nilai Historis dan Karakter Keilmuan yang Lama Melekat
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Ditjen Dikti Aisyah Endah Palupi turut menekankan bahwa kegiatan ini menandai dimulainya fase penting dalam pelaksanaan Program Revitalisasi PTN-BH 2025.
“Di tengah berbagai penyesuaian kebijakan dan upaya penataan anggaran yang lebih efisien, semangat untuk mendorong perubahan di lingkungan perguruan tinggi tetap harus dijaga dan diperkuat,” ujar Sesditjen Dikti.
Program PRPTNBH 2025 ini memiliki tujuan besar untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian institusi perguruan tinggi. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong percepatan transformasi dari perguruan tinggi satuan kerja (PTN-Satker) menuju status Badan Layanan Umum (PTN-BLU).
Lebih lanjut ia menambahkan, PTN-BH dituntut menjadi pionir dalam menciptakan ekosistem yang mendorong inovasi, kolaborasi lintas-sektor, serta penguatan kapasitas kelembagaan. Program ini diharapkan menjadi momentum akseleratif untuk memperluas capaian transformasi pendidikan tinggi yang telah dirintis dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Fateta IPB Jadi Sekolah Teknik, DPR: Hormati Nilai Historis dan Karakter Keilmuan yang Lama Melekat
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Ditjen Dikti Aisyah Endah Palupi turut menekankan bahwa kegiatan ini menandai dimulainya fase penting dalam pelaksanaan Program Revitalisasi PTN-BH 2025.
“Di tengah berbagai penyesuaian kebijakan dan upaya penataan anggaran yang lebih efisien, semangat untuk mendorong perubahan di lingkungan perguruan tinggi tetap harus dijaga dan diperkuat,” ujar Sesditjen Dikti.
Program PRPTNBH 2025 ini memiliki tujuan besar untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian institusi perguruan tinggi. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong percepatan transformasi dari perguruan tinggi satuan kerja (PTN-Satker) menuju status Badan Layanan Umum (PTN-BLU).
Lihat Juga :