4 Mahasiswa UNS Rancang Alat Bantu Dengar dan Bicara untuk Tunarungu
Kamis, 10 September 2020 - 13:57 WIB
Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Foto/Dok/SINDOnews
SOLO - Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta merancang sebuah alat bantu dengar untuk penyandang tunarungu. Selain didesain sebagai alat bantu dengar, alat tersebut sekaligus dapat difungsikan sebagai alat bantu belajar bicara.
Keempat mahasiswa UNS tersebut adalah Andayani Yuwana Sari asal Sekolah Vokasi (SV) UNS, Henry Probo Santoso dari Fakultas Teknik (FT) UNS, Rizqi Misbkahus Suroya dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS, dan Ahmad Baktiar Kris Aziz asal Sekolah (SV) UNS. Mereka ingin mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Ramah Difabel.
“Ide awal berangkat dari masih banyaknya teman tunarungu yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dan kurang efektifnya alat bantu dengar yang digunakan teman tuli, menjadikan kami menciptakan alat tersebut,” ujar salah satu anggota tim, Andayani Yuwana Sari, di Solo, Kamis (10/9/2020). (Baca juga: Peneliti IPB Ciptakan Baju Anti Peluru dari Limbah Kelapa Sawit )
Dengan bimbingan dosen Feri Adriyanto dari Program Studi (Prodi) Teknik Elektro FT UNS, alat yang mereka rancang tersebut berhasil meraih dana hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2020 senilai Rp4,5 juta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Keempat mahasiswa UNS tersebut adalah Andayani Yuwana Sari asal Sekolah Vokasi (SV) UNS, Henry Probo Santoso dari Fakultas Teknik (FT) UNS, Rizqi Misbkahus Suroya dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS, dan Ahmad Baktiar Kris Aziz asal Sekolah (SV) UNS. Mereka ingin mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Ramah Difabel.
“Ide awal berangkat dari masih banyaknya teman tunarungu yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dan kurang efektifnya alat bantu dengar yang digunakan teman tuli, menjadikan kami menciptakan alat tersebut,” ujar salah satu anggota tim, Andayani Yuwana Sari, di Solo, Kamis (10/9/2020). (Baca juga: Peneliti IPB Ciptakan Baju Anti Peluru dari Limbah Kelapa Sawit )
Dengan bimbingan dosen Feri Adriyanto dari Program Studi (Prodi) Teknik Elektro FT UNS, alat yang mereka rancang tersebut berhasil meraih dana hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2020 senilai Rp4,5 juta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Lihat Juga :