4 Mahasiswa UNS Rancang Alat Bantu Dengar dan Bicara untuk Tunarungu

Kamis, 10 September 2020 - 13:57 WIB
"Alat bantu dengar bagi teman tuli sebenarnya sudah banyak. Namun, tidak semua teman tunarungu menyukainya. Alasannya karena saat digunakan alat bantu dengar tersebut menimbulkan distorsi, membuat telinga sakit, telinga terasa berdengung, serta bising ketika mendengar banyak suara," imbuhnya. (Baca juga: Mahasiswa UNY Olah Daun Ciplukan Jadi Krim Obat Jerawat Herbal )

Andayani menerapkan bentuk alat tersebut berupa headband yang tersusun dari deretan modul getar dan akan disambungkan ke Google Assistant pada Android smartphone.

"Dengan demikian, setiap suara yang diterima oleh Google Assistant akan dikirimkan ke alat dan diubah menjadi pola getaran. Melalui pola getaran, teman tuna rungu akan mendapat pengalaman dalam mengenali suara sehingga mereka bisa belajar mendengar dan bicara berdasar pola getaran yang terbentuk. Manfaat dari alat ini dapat memudahkan teman tuli dalam berkomunikasi," bebernya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!