Menag Dorong Pemuda Kuasai Agama, Sains, dan Teknologi demi Indonesia Emas
Senin, 11 Agustus 2025 - 22:24 WIB
Dalam kesempatan itu, Menag mendorong agar generasi muda perlu dibekali dengan pemahaman agama dan juga ilmu pengetahuan serta teknologi yang baik.
Ke depan, Menag berharap Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai dapat meningkatkan layanan pendidikan, tidak hanya pendidikan formal tetapi juga nonformal.
"Kehebatan Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai yang selama 40 tahun yang dapat mengubah wajah Bekasi seperti saat ini, tidak lepas dari kemampuan kepemimpinan dan manajerial pengurusnya. Sama seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang memiliki kepemimpinan dan manajerial yang luar biasa," jelasnya.
Sementara Ketua Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai Muhammad Syafiudin menjelaskan yayasan tersebut dapat bertahan selama lebih dari 40 tahun, karena adanya komitmen untuk melakukan transformasi secara bersama-sama untuk menyelaraskan antara cita-cita, dan kebutuhan akan adanya perubahan baik pada imasa kini maupun di masa depan.
"Tak terasa sudah empat dekade kita menapaki jalan pengabdian ini bersama-sama. Banyak tangan yang pernah terlibat. Tapi ada satu hal yang tidak berubah, yakni semangat untuk memberi, membimbing, dan membangun peradaban melalui pendidikan dan pengabdian," jelas dia.
Ke depan, Menag berharap Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai dapat meningkatkan layanan pendidikan, tidak hanya pendidikan formal tetapi juga nonformal.
"Kehebatan Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai yang selama 40 tahun yang dapat mengubah wajah Bekasi seperti saat ini, tidak lepas dari kemampuan kepemimpinan dan manajerial pengurusnya. Sama seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang memiliki kepemimpinan dan manajerial yang luar biasa," jelasnya.
Sementara Ketua Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai Muhammad Syafiudin menjelaskan yayasan tersebut dapat bertahan selama lebih dari 40 tahun, karena adanya komitmen untuk melakukan transformasi secara bersama-sama untuk menyelaraskan antara cita-cita, dan kebutuhan akan adanya perubahan baik pada imasa kini maupun di masa depan.
"Tak terasa sudah empat dekade kita menapaki jalan pengabdian ini bersama-sama. Banyak tangan yang pernah terlibat. Tapi ada satu hal yang tidak berubah, yakni semangat untuk memberi, membimbing, dan membangun peradaban melalui pendidikan dan pengabdian," jelas dia.
Lihat Juga :