Ivan Ahda Tawarkan 3 Pilar Advokasi Kebijakan Publik di Pemilihan Caketum ILUNI UI
Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:46 WIB
“Keberadaan teman-teman semua pada pagi hari ini menandakan betapa ILUNI sudah menjadi bagian dari darah daging kita. Kalau diundang hari kerja jam sembilan pagi saja mau datang, apalagi cuma memilih lulusan lima menit, pasti mau,” sebut Didit, yakin.
Ia menegaskan dinamika seperti isu hoaks, kampanye hitam atau gesekan kecil selama masa kampanye caketum merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. “Yang harus kita fokuskan adalah gagasan apa yang dibawa oleh calon ketua umum untuk ILUNI UI, untuk UI, dan untuk Indonesia,” ujarnya.
Didit pun mengajak seluruh caketum dan tim sukses untuk menyebarkan gagasan seluas mungkin kepada para alumni. “Kurang dari dua minggu lagi kita pemilihan, mari gagasan ini disebarkan ke sebanyak mungkin orang,” pungkasnya.
Diketahui, ILUNI UI akan menggelar Pemilihan Langsung Calon Ketua Umum Periode 2025-2028 pada 23-24 Agustus secara elektronik (e-vote) melalui aplikasi UI Connect. Terdapat tujuh kandidat yang maju. Di antaranya terdapat nama sohor seperti eks Deputi Pekerja Kreatif Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ivan Ahda dan pengamat politik Boni Hargens.
Ia menegaskan dinamika seperti isu hoaks, kampanye hitam atau gesekan kecil selama masa kampanye caketum merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. “Yang harus kita fokuskan adalah gagasan apa yang dibawa oleh calon ketua umum untuk ILUNI UI, untuk UI, dan untuk Indonesia,” ujarnya.
Didit pun mengajak seluruh caketum dan tim sukses untuk menyebarkan gagasan seluas mungkin kepada para alumni. “Kurang dari dua minggu lagi kita pemilihan, mari gagasan ini disebarkan ke sebanyak mungkin orang,” pungkasnya.
Diketahui, ILUNI UI akan menggelar Pemilihan Langsung Calon Ketua Umum Periode 2025-2028 pada 23-24 Agustus secara elektronik (e-vote) melalui aplikasi UI Connect. Terdapat tujuh kandidat yang maju. Di antaranya terdapat nama sohor seperti eks Deputi Pekerja Kreatif Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ivan Ahda dan pengamat politik Boni Hargens.
(nnz)
Lihat Juga :