Kisah Demetria Dahayu, Mahasiswa UGM yang Menjadi Lulusan S1 Tercepat

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 16:44 WIB
Lahir dan besar di Semarang, Kayla mengaku telah memiliki motivasi untuk merantau dan melanjutkan studinya di UGM. Kayla mengungkapkan bahwa alasannya memilih UGM karena ia kagum dengan konsep UGM yang memihak ke kaum marginal, dan hal ini juga berkaitan dengan prodi yang ia pilih.

Baca juga: Kisah Adi, Wisudawan Terbaik Program Doktor UM dengan IPK 4

“Karena salah satu tujuan utama PWK adalah untuk menyetarakan akses ke seluruh lapisan masyarakat dalam mendapatkan kualitas hidup yang baik melalui perencanaan spasial, jadi menurut saya konsep ini dan visi UGM adalah kombinasi yang cocok dengan motivasi diri saya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pengalaman akademik untuk belajar di Program Studi PWK menjadi bagian paling berkesan baginya. Setiap semester, ia mengikuti mata kuliah studio yang menuntut kerja kelompok sekaligus praktek lapangan.

Dinamika ini, menurut Kayla, sangat membentuk dirinya. Dari yang semula cenderung individualis dan kurang percaya diri berbicara di depan umum, ia belajar berkomunikasi, menyelaraskan pekerjaan dengan tim, serta berani menyuarakan pendapat.

“Saya yang dulunya tidak adventurous jadi terbiasa turun lapangan, mulai dari survei ke hutan, menjelajah kampung, tersesat di jalan, hingga harus membawa motor di jalur Pantura yang penuh dengan truk besar. Itu pengalaman yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, tetapi justru membentuk siapa saya hari ini,” ungkapnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!