Bantuan Kuota untuk PJJ, Kemendikbud Diminta Sediakan Call Center
Jum'at, 11 September 2020 - 14:24 WIB
Hetifah juga berharap, data semua nomor ponsel yang diverifikasi dan validasi ini harus bisa digabungkan dengan ketersediaan sinyal di semua daerah. Sebab Hetifah pun tidak ingin bantuan kuota ini sia-sia tidak bisa dipakai oleh semua guru dan siswa. "Akan percuma membagikan kuota di daerah-daerah yang sinyalnya tidak ada," imbuhnya. (Baca juga: Kemenag Ajukan Anggaran Tambahan untuk PJJ di Madrasah Rp3,8 T )
Diketahui, Kemendikbud akan memberikan bantuan kouta internet untuk siswa sebesar 35 GB/bulan. Lalu untuk guru sebesar 42 GB/bulan. Sementara bantuan kuota internet untuk mahasiswa dan dosen diberikan lebih banyak yakni 50 GB/bulan. Subsidi kuota internet yang akan diberikan dari September hingga Desember ini disediakan dengan anggaran Rp7,2 Triliun.
Kemendikbud pun telah meminta seluruh sekolah dan perguruan tinggi untuk melakukan verifikasi dan validasi data nomor ponsel guru, siswa, dosen dan mahasiswa yang masih aktif. Proses ini dijadwalkan akan selesai hari ini (11/9) dimana setelah itu seluruh nomor ponsel tersebut akan diberikan ke masing-masing provider untuk proses pengisian kuota.
Diketahui, Kemendikbud akan memberikan bantuan kouta internet untuk siswa sebesar 35 GB/bulan. Lalu untuk guru sebesar 42 GB/bulan. Sementara bantuan kuota internet untuk mahasiswa dan dosen diberikan lebih banyak yakni 50 GB/bulan. Subsidi kuota internet yang akan diberikan dari September hingga Desember ini disediakan dengan anggaran Rp7,2 Triliun.
Kemendikbud pun telah meminta seluruh sekolah dan perguruan tinggi untuk melakukan verifikasi dan validasi data nomor ponsel guru, siswa, dosen dan mahasiswa yang masih aktif. Proses ini dijadwalkan akan selesai hari ini (11/9) dimana setelah itu seluruh nomor ponsel tersebut akan diberikan ke masing-masing provider untuk proses pengisian kuota.
(mpw)
Lihat Juga :