Pendidikan George Soros, Miliarder yang Diduga sebagai Dalang Demo Ricuh di Indonesia

Kamis, 04 September 2025 - 10:23 WIB
Ketika Nazi berkuasa, Soros dan keluarganya terpaksa hidup berpisah dengan membawa dokumen palsu yang menyamarkan agama mereka.

Pada usia 17 tahun ia bermigrasi ke Inggris dan meraih gelar sarjana di London School of Economics (LSE) sambal bekerja paruh Waktu sebagai kuli kereta api an pelayan klub malan.

Soros kemudian melanjutkan kuliahnya hingga meraih gelar doctor di LSE. Ia belajar di Bawah bimbingan filsuf Karl Popper yang terkenal karena seruannya untuk demokrasi liberal barat di tahun-tahun pascaperang.

Asupan ilmu mengenai "masyarakat terbuka" inilah yang sangat mempengaruhi ideologi dan karier keuangan George Soros.

Ia mengawali kerajaan bisnisnya dengan bekerja di perbankan investasi di London. Pada 1956 ia beremigrasi ke Amerika Serikat, menghabiskan Waktu di beberapa perusahaan di New York, sebelum mendirikan dana lindung nilai miliknya sendiri pada tahun 1970, hingga kini menjadi sosok miliarder terkemuka dunia.

Itulah sekilas riwayat pendidikan George Soros yang disebut media Rusia sebagai dalang demonstrasi di Indonesia. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!