1.914 Mahasiswa UI Diwisuda, 943 Raih Predikat Cum Laude
Jum'at, 12 September 2025 - 20:34 WIB
“Selamat telah sampai di garis finis dari maraton panjang pendidikan. Terlebih kepada ananda yang telah menghadapi berbagai ujian, hingga akhirnya bisa berdiri di sini dengan penuh kebanggaan,” ujar Heri dalam acara wisuda yang digelar di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/9/2025).
Heri menjelaskan, 1.914 wisudawan ini merupakan bagian dari total 9.817 lulusan lintas fakultas UI yang terbagi dalam lima sesi wisuda. Sesi pertama tersebut akan berlanjut hingga 13 September 2025.
Tahun ini, UI juga menghadirkan inovasi dalam format wisuda. Jika sebelumnya wisudawan ditempatkan di tengah area Balairung dan orang tua berada di tenda luar, kini posisi diubah. Wisudawan ditempatkan di area tribun yang dibagi ke dalam lima sesi, sementara orang tua dan pendamping ditempatkan di bagian tengah.
Hadir dalam wisuda kali ini adalah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK). JK mengatakan, banyak lulusan perguruan tinggi yang kesulitan mencari pekerjaan. Khususnya, yang sesuai dengan bidang studi yang ditekuni.
JK mengatakan, dunia kerja saat ini jauh lebih berat dibanding masa-masa sebelumnya. Untuk itu ia meminta lulusan perguruan tinggi tidak menjadi beban masyarakat.
Heri menjelaskan, 1.914 wisudawan ini merupakan bagian dari total 9.817 lulusan lintas fakultas UI yang terbagi dalam lima sesi wisuda. Sesi pertama tersebut akan berlanjut hingga 13 September 2025.
Tahun ini, UI juga menghadirkan inovasi dalam format wisuda. Jika sebelumnya wisudawan ditempatkan di tengah area Balairung dan orang tua berada di tenda luar, kini posisi diubah. Wisudawan ditempatkan di area tribun yang dibagi ke dalam lima sesi, sementara orang tua dan pendamping ditempatkan di bagian tengah.
Hadir dalam wisuda kali ini adalah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK). JK mengatakan, banyak lulusan perguruan tinggi yang kesulitan mencari pekerjaan. Khususnya, yang sesuai dengan bidang studi yang ditekuni.
JK mengatakan, dunia kerja saat ini jauh lebih berat dibanding masa-masa sebelumnya. Untuk itu ia meminta lulusan perguruan tinggi tidak menjadi beban masyarakat.
Lihat Juga :