Bukan Sekadar Pengenalan Kampus, PKKMB Universitas Pancasila Lahirkan Generasi Berintegritas
Senin, 15 September 2025 - 15:46 WIB
"Strateginya adalah menempatkan Wakil Rektor III dari kalangan muda," jelas Prof. Adnan. Langkah ini diambil untuk menjembatani kesenjangan antara mahasiswa dan manajemen kampus, menciptakan komunikasi yang lebih terbuka dan mudah.
Menurutnya, generasi Z adalah generasi yang terbuka dan ingin menyelesaikan masalah dengan cepat. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan adalah dengan merangkul mereka, menjelaskan segala hal secara transparan, dan mendorong mereka untuk tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga memikirkan solusi yang bertanggung jawab.
"Kami tidak bisa memaksa mereka ikut cara kami, tetapi kami ajak bicara, kami arahkan," katanya. Prof. Adnan menjamin kebebasan akademik dan hak menyampaikan aspirasi mahasiswa, namun dengan penekanan pada tanggung jawab dan tidak melanggar hak orang lain.
Ia mencontohkan, saat mahasiswa hendak menyampaikan aspirasi terkait isu DPR, pihak kampus memberikan pendampingan agar mereka memahami bagaimana menyampaikan aspirasi dengan benar dan tidak sekadar ikut-ikutan. "Kami buka ruang diskusi. Kami katakan, apapun yang kita capai harus melewati proses," pungkasnya.
Menurutnya, generasi Z adalah generasi yang terbuka dan ingin menyelesaikan masalah dengan cepat. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan adalah dengan merangkul mereka, menjelaskan segala hal secara transparan, dan mendorong mereka untuk tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga memikirkan solusi yang bertanggung jawab.
"Kami tidak bisa memaksa mereka ikut cara kami, tetapi kami ajak bicara, kami arahkan," katanya. Prof. Adnan menjamin kebebasan akademik dan hak menyampaikan aspirasi mahasiswa, namun dengan penekanan pada tanggung jawab dan tidak melanggar hak orang lain.
Ia mencontohkan, saat mahasiswa hendak menyampaikan aspirasi terkait isu DPR, pihak kampus memberikan pendampingan agar mereka memahami bagaimana menyampaikan aspirasi dengan benar dan tidak sekadar ikut-ikutan. "Kami buka ruang diskusi. Kami katakan, apapun yang kita capai harus melewati proses," pungkasnya.
(unt)
Lihat Juga :